Persediaanakhir : 1.850.000. Dari data - data diatas kita dapat menghitung nilai Harga Pokok Penjualan sebagai berikut : Dari penghitungan diatas didapatkan nilai Harga Pokok Penjualan atau HPP adalah 3.975.000. E. Untuk rumus yang digunakan sangat mudah karena hanya menambah dan juga mengurangi. Tetapi untuk yang belum mengetahuinya rumus
Dan [Debit]. Harga Pokok Penjualan = Rp 36,000,000. [Kredit]. Persediaan = Rp 36,000,000. (Untuk mengakui harga pokok penjualan sekaligus penurunan nilai inventory, 60,000 x 600 = Rp 36,000,000.) (d) Kecuali ada perbedaan antara hasil penghitungan fisik dengan buku, maka tidak ada jurnal penyesuaian yang perlu dimasukan.
ANALISAPENCATATAN PERSEDIAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE FIFO DAN LIFO (STUDI KASUS : PD MAJU JAYA JAKARTA) Berikut adalah contoh kartu persediaan dengan metode perpetual average. [7] fungsionalitas retur penjualan dengan memodifikasi basis data pesanan yang sudah ada, dan pembuatan laporan hingga laporan laba rugi dengan
Menurutmetode MPKP dan metode perpektual, dalam kartu persediaan tampak harga pokok penjualan pada bulan Mei 2002 Rp 45.150.000,00. Sementara persediaan pada 31 Mei berjumlah Rp 23.525.000,00 yang terdiri atas 250 unit @ Rp 42.500,00 dan 300 unit @ Rp 43.000,00. Ilustrasi 3: Menentukan nilai persediaan dengan metode LIFO/MTKP.
Adalahmetode dimana harga per satuan dihitung dengan nilai yang tersedia untuk dijual dibagi dengan kuantitas barang. c. Metode Masuk Pertama Keluar Pertama (FIFO) Menurut metode ini, barang yang lebih dulu masuk (dibeli) dianggap yang lebih dulu keluar (dijual), sehingga harga per satuan dari transaksi pembelian akhir sebagai dasar untuk
UzkJUpo.
contoh kartu persediaan metode fifo dengan retur