Elshinta.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyerahkan bantuan 'Beasiswa Santri Menuju PTN' tahap kedua kepada 20 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Jauharen, Kota Seberang, Jambi.
Memberikan kontribusi sosial ke pondok pesantren merupakan tindakan mulia yang dapat mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan memberikan sejumlah uang, kita tidak hanya memberikan bantuan finansial langsung, tetapi juga berperan dalam membangun fondasi bagi perkembangan pendidikan Islam dan kesejahteraan umum di lingkungan tersebut.
Dia juga mendapatkan sorban berwarna merah dari Pimpinan Ponpes Al-Jauhariyah Balerante Muhammad Faqih. Selain mengunjungi Ponpes Al-Jauhariyah Balerante, Ganjar juga bersilahturahmi dengan para kuwu,sebutan yang lazim digunakan untuk kepala desa di wilayah bekas Kesultanan Cirebon, seperti Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Kuningan.
Sebelumnya, Anggota Dewan Pembina PSI, Isyana Bagoes Oka mengatakan, Kaesang nantinya juga akan memberikan arahan kepada pengurus dan kader di Kopdarwil. "Selain agenda internal, ada juga silaturahmi ke sejumlah tokoh. Misalnya, berkunjung ke Pondok Pesantren Ulumul Quran DDI Hasanuddin, lalu makan siang bersama Wali Kota Makassar Pak Ramdhan
Usia yang tepat anak di pondok pesantren, sebaiknya paling cepat setelah lulus SD, atau di usia sekolah menengah (SMP) sekitar 12 tahun. Dan lebih baik anak telah memiliki dasar dasar pendidikan agama dengan lancar sejak usia kecil sebelumnya, seperti hafal surat al quran pendek, bisa tahlil dan tadarus, pidato dakwah, mengetahui struktur kitab
J9L4.
pondok pesantren al jauharen