A Kaidah bahasa berisi tentang kebahasaan. B. Kaidah bahasa menjadi rujukan dalam berkomunikasi. C. Kaidah bahasa ada yang tersirat dan ada yang tersurat. D. Kaidah bahasa harus dipahami oleh pengguna bahasa. E. Kaidah bahasa merupakan pedoman dalam berbahasa. 45. Bacalah paragraf teks berikut ! Biografi memiliki struktur yang terdiri atas orientasi, peristiwa atau masalah, dan reorientasi. - Biografi manual didasarkan pada informasi fakta dan disajikan dalam bentuk narasi. - Faktualnya berdasarkan pengalaman hidup yang diceritakan dalam tokoh biografi tersebut. 2. Hal-hal yang Perlu Dicermati dalam Memahami Teks Biografi Tandaikaidah bahasa yang kamu temukan dengan garis bawah. Analisis kaidah kebahasaan pada teks biografi dewi sartika yaitu : Toko Kelontong Yang Banyak Berdiri Di Pedesaan Termasuk Silahkan baca pembahasan dan jawaban atas pertanyaan tugas bahasa indonesia halaman 236 revisi 2017 di bawah ini. Kaidah kebahasaan teks biografi george saa. Kaidah kebahasaan teks biografi george Tag kaidah kebahasaan teks biografi ir. soekarno. Teks Cerita Sejarah. Oleh Guru Pendidikan Diposting pada Oktober 16, 2019 Juli 29, 2020. SeputarIlmu.Com - Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Teks Cerita Sejarah. Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai Strukturteks biografi ini terbagi menjadi 3 bagian, diantaranya ialah: 1. Orientasi. Orientasi ialah sebuah bagian yang mana menerangkan atau menjelaskan tentang pengenalan-pengenalan para tokoh yang didalamnya berisikan mengenai tokoh yang sedang dikisahkan atau sedang diceritakan didalam biografi tersebut. 2. OdKJ2JB. BIOGRAFI PRESIDEN Ir. SOEKARNO Soekarno dilahirkan di Surabaya 6 Juni 1901 dengan nama asli Koesno Sosrodihardjo, karna sering sakit yang mungkin disebabkan karna namanya tidak sesuai maka ia kemudian berganti nama menjadi Soekarno. Kehidupan Presiden Soekarno Ayah beliau bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibu bernama Ida Ayu Nyoman Rai. Orang tuanya bertemu di Bali ketika ayahnya menjadi guru di Bali dan ibunya merupakan bangsawan di Bali. Soekarno diketahui memiliki saudara atau kakak kandung perempuan bernama Sukarmini. Masa Kecil dan Masa Muda Soekarno Mengenai kisah hidup Presiden Soekarno, semasa kecilnya ia tidak tinggal bersama dengan orang tuanya yang berada di Blitar. Ia tinggal bersama kakeknya yang bernama Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur, Soekarno bahkan sempat bersekolah disana walaupun tidak sampai selesai ikut bersama dengan orang tuanya pindahh ke Mojokerto. Di Mojokerto, Soekarno kemudian di sekolahkan di Eerste Inlandse School dimana ayahnya juga bekerja disitu sebagai guru. Namun ia dipindahkan tahun 1911 ke ELS Europeesche Lagere School yang setingkat sekolah dasar untuk dipersiapkan masuk di HBS Hogere Burger School di Surabaya. Setelah tamat dan bersekolah di HBS tahun 1915, Soekarno kemudian tinggal di rumah Haji Oemar Said Tjokroaminoto atau Cokroaminoto yang merupakan kawan dari ayah Soekarno. Soekarno, Kartosuwiryo dan Muso Cokroaminoto dikenal sebagai pendiri dari Serikat Islam SI. Di rumah Cokroaminoto lah Soekarno berkenalan dengan para pemimpin Sarekat Islam SI seperti Haji Agus Salim dan Abdul Muis. Soekarno juga akrab dengan Muso, Alimin, Darsono dan Semaun yang kelak dikenal sebagai tokoh berhaluan kiri dan juga Kartosuwiryo yang kelak mendirikan Darul Islam dan memimpin pemberontakan melawan Soekarno. Mereka bersama-sama tinggal di rumah Cokroaminoto untuk menimba ilmu dan belajar berorganisasi melalui Sarekat Islam SI. Disini jiwa nasionalismenya akan bangsa Indonesia menjadi sangat besar. Soekarno juga sempat ikut dalam organisasi pemuda tahun 1918 yang bernama Tri Koro Darmo yang kemudian berubah nama menjadi Jong Java. Soekarno bahkan aktif sebagai penulis di koran harian bernama Oetoesan Hindia yang dikelola oleh Cokroaminoto. Di rumah Cokroaminoto, Soekarno muda mulai belajar berpolitik dan juga belajar berpidato meskipun cenderung ia lakukan sendiri di depan cermin di kamarnya. Di sekolahnya yaitu Hoogere Burger School atau HBS, Soekarno mendapat banyak ilmu tahun 1921 setelah lulus dari Hoogere Burger School atau HBS, Soekarno muda kemudian pindah ke Bandung dan tinggal dirumah Haji Sanusi, disini Soekarno kemudian akrab dengan Douwes Dekker, Tjiptomangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantara. Soekarno kemudian masuk ke Technische Hoogeschool THS jurusan teknik sipil. Technische Hoogeschool THS kelak berubah menjadi ITB Institut Teknologi Bandung seperti sekarang. Di tahun yang sama yakni 1921, Soekarno menikah dengan Siti Oetari anak sulung dari Cokroaminoto. Soekarno sempat berhenti kuliah setelah dua bulan masuk di THS namun di tahun 1922 ia mendaftar lagi dan kemudian mulai kuliah dan kemudian lulus pada tanggal 25 Mei 1926 dengan gelar Ir Insinyur. Tamat dari THS, Soekarno mendirikan Biro Insinyur tahun 1926 bersama Ir. Anwari yang mengerjakan desain dan rancang bangunan. Ia juga bekerja sama dengan Ir. Rooseno merancang dan membangun rumah. Selama di Bandung, Soekarno mendirikan Algemeene Studie Club ASC yang kemudian menjadi cikal bakal dari Partai Nasional Indonesia yang berdiri pada tanggal 4 Juli 1927. Disini Soekarno kemudian mulai mengamalkan ajaran Marhaenisme. Tujuan dari pembentukan partai Nasional Indonesia adalah agar bangsa Indonesia bisa merdeka dan terlepas dari Jajahan Belanda. Soekarno Dipenjara Oleh Pemerintah Kolonial Dari keberanian Soekarno ini kemudian pemerintah kolonial Belanda menangkapnya di Yogyakarta dan memasukkannya ke penjara Banceuy di Bandung. Kemudian tahun 1930, Soekarno dipindahkan ke penjara Suka Miskin. Dalam penjara ini kebutuhan hidupnya semua berasal dari istrinya yang setia menemaninya yaitu Inggit Ganarsih yang menikah dengan Soekarno pada tahun 1923 yang sebelumnya Soekarno telah menceraikan Siti Oetari secara baik-baik pada saat masih di Bandung. Inggit yang juga dibantu oleh kakak Soekarno bernama Sukarmini sering membawakan makanan kepada Soekarno di penjara Suka Miskin, hal itulah yang kemudian membuat pengawasan di penjara Suka Miskin makin diperketat. Menurut Biografi Presiden Soekarno dari beberapa sumber, ia dikenal belanda sebagai seorang tahanan yang mampu menghasut orang lain agar berpikir untuk merdeka sehingga ia kemudian dianggap cukup berbahaya. Beliau kemudian diisolasi dengan tahanan elit tujuannya agar tidak bisa mendapatkan informasi yang berasal dari luar penjara. Tahanan elit ini sebagian besar merupakan warga Belanda yang mempunyai kasus seperti penggelapan, korupsi dan juga penyelewengan, inilah yang menjadi tujuan Belanda agar topik pembicaraan mengenai bagaimana caranya untuk memerdekakan Indonesia tidak sesuai karena rata-rata tahanan elit yang bersama Soekarno adalah orang Belanda. Topik yang biasa ia dengar sama sekali tidak penting seperti soal makanan dalam penjara dan juga cuaca. Selama berbulan-bulan di Suka Miskin menngakibatkan Soekarno putus komunikasi dengan teman-teman seperjuangannya, namun itu bukanlah hal yang sulit baginya untuk mendapatkan informasi dari luar. Akhirnya Soekarno menemukan ide baru, dimana ia menggunakan telur sebagai media untuk berkomunikasi dengan istrinya. Jika teman Soekarno mengalami musibah atau mendapat kabar buruk maka telur yang dibawa oleh istrinya adalah telur asin, itupun beliau hanya dapat menduga-duga sebab ia tidak tahu secara pasti apa yang terjadi diluar sana. Untuk berbicara dengan Inggit, Soekarno diawasi secara ketat dan juga barang bawaan yang dibawa oleh inggit dari luar penjara selalu diperiksa secara teliti. Kemudian Soekarno dan inggit akhirnya menemukan cara yang dianggapnya paling mudah dalam berkomunikasi agar tidak diketahui oleh Belanda yakni dengan media yang sama sebelumnya yaitu Telur dimana cara yang digunakan sedikit berbeda yaitu dengan menusuk jarum ke telur. Jika satu tusukan pada telur berarti kabar baik, jika tusukan sebanyak dua kali pada telur artinya seorang teman Soekarno tertangkap namun jika terdapat tiga tusukan berarti aktivis kemerdekaan yang ditangkap cukup besar. Selama berada dipenjara, orang tuanya tidak pernah sekalipun mengunjungi Soekarno alasannya adalah orang tua Soekarno tidak sanggup melihat Soekarno dipenjara, Ia kurus dan hitam selama berada di penjara karena itulah yang menurut ibu Wardoyo sehingga orang tua soekarno tidak mau menjenguk Soekarno. Agar orang tuanya tidak panik Soekarno sering beralasan bahwa ia sering bekerja dibawah teriknya sinar matahari sehingga kulit-kulitnya menghitam selain itu dalam penjara ia ingin memanaskan tulang-tulangnya karena dalam penjara, ruangannya sangat gelap, lembab dan juga dingin karena sinar matahari tidak ada. Soekarno dan Pembelaan “Indonesia Menggugat” Kasusnya disidangkan oleh Belanda melalui pengadilan Landraad di Bandung, ketika sudah delapan bulan berlalu yaitu pada tanggal 18 Desember 1930. Soekarno dalam pembelaanya membuat judul bernama “Indonesia Menggugat” yang terkenal. Dimana ia mengungkapkan bahwa bangsa Belanda sebagai bangsa yang serakah yang telah menindas dan merampas kemerdekaan Bangsa Indonesia. Dari pembelaannya itu kemudian sehingga membuat Belanda semakin marah sehingga PNI bentukan Soekarno dibubarkan pada bulan Juli 1930. Setelah keluar dari penjara bulan desember 1931, Soekarno kemudian bergabung dengan Partindo tahun 1932 karena ia sudah tidak memiliki partai lagi dan ia kemudian didaulat sebagai pemimpin Partindo namun ia kembali ditangkap oleh Belanda dan kemudian diasingkan ke Flores. Dibuang ke Bengkulu dan Bertemu dengan Mohammad Hatta dan Fatmawati Tahun 1938, ia kemudian dibuang ke Bengkulu, disini Soekarno bertemu dengan Mohammad Hatta yang akan menjadi teman seperjuangannya yang kemudian keduanya akan memproklamasikan Kemerdekaan bangsa Indonesia. Di Bengkulu juga Soekarno kemudian berkenalan dengan Fatmawati yang kelak menjadi istri Soekarno dan ibu negara pertama. Fatmawati merupakan putri dari Hassan Din yang mengajak Soekarno untuk mengajar di Sekolah Muhammadiyah di Bengkulu. Tahun 1942, kekuasaan Belanda di Indonesia berakhir setelah Jepang masuk menyerbu Indonesia. Soekarno yang sempat akan dipindahkan oleh Belanda ke Australia namun gagal setelah dicegat oleh Jepang. Soekarno kemudian kembali ke Jakarta. Jepang kemudian memanfaatkan Soekarno berserta pemimpin Indonesia lainnya untuk menarik hati penduduk Indonesia. Soekarno dan Jalan Berliku Menuju Kemerdekaan Indonesia Jepang bahkan menunjuk Soekarno untuk memimpin tim persiapan kemerdekaan bangsaIndonesia yaitu BPUPKI dan PPKI setelah berjanji memberikan kemerdekaan bagi Indonesia. Soekarno bahkan sempat terbang ke Jepang untuk bertemu dengan Kaisar Hirohito. Soekarno terus menerus melakukan pendekatan dan kerjasama dengan Jepang dengan tujuan agar Indonesia segera diberi kemerdekaan. Segala persiapan untuk kemerdekaan Indonesia dilakukan oleh Soekarno seperti merumuskan Pancasila dan UUD 45 sebagai ideologi dan dasar negara serta perumusan teks proklamasi kemerdekaan bersama Mohammad Hatta dan Ahmad Soebardjo. Sebelum mengumumkan kemerdekaan Indonesia pada bulan agustus 1945, Soekarno bersama Mohammad Hatta bersama pemimpin Indonesia yang lainnya terbang ke Dalat, Vietnam untuk menemui pimpinan tertinggi kekaisaran Jepang di Asia Tenggara yaitu Marsekal Terauchi. Menjelang proklamasi kemerdekaan, terdapat perbedaan pandangan antara golongan tua dan golongan tua. Terjadinya Peristiwa Rengasdengklok Golongan Tua menghendaki agar kemerdekaan Indonesia dipersiapkan secara matang dan golongan muda menghendaki agar kemerdekaan Indonesia diproklamasikan secepatnya. Hal inilah yang kemudian membuat golongan muda melakukan penculikan terhadap Soekarno dan Mohammad Hatta pada tanggal 16 agustus 1945 dan membawa mereka ke daerah Rengasdengklok dengan tujuan agar segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia dan menjauhkannya dari pengaruh Jepang. Peristiwa penculikan ini kemudian dikenal dengan nama Peristiwa Rengasdengklok. Mengetahui Soekarno dan Mohammad Hatta dibawa ke Rengasdengklok membuat Ahmad Soebardjo kemudian menjemput Soekarno dan Mohammad Hatta. Sutan Syahrir yang dikenal sering berseberangan pendapat dengan Soekarno marah mendengar para golongan muda menculik Soekarno dan Hatta dan menyuruh mereka membwanya kembali ke Jakarta. Tiba di Jakarta, Soekarno dan Muhammad Hatta beserta pemimpin lainnya bertemu dengan Laksamana Maeda di rumahnya di Jl. Imam Bonjol. Laksamana Maeda kemudian menjamin keselamatan Soekarno dan para pemimpin lain dan mempersilahkan Soerkarno dan Muhammad untuk merumuskan teks proklamasi kemerdekaan. Bersama dengan Ahmad Soebardjo mereka bertiga merumuskan teks proklamasi kemerdekaan yang kemudian diketik ulang oleh Sayuti Melik. Memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan Menjadi Presiden Pertama Indonesia Pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno dan Juga Moh Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Jepang dimana pada tanggal tersebut juga diperingati sebagai Hari kemerdekaan bangsa Indonesia dimana pancasila kemudian dibentuk oleh Soekarno sebagai dasar dari negara Indonesia. Proklamasi kemerdekaan inilah yang kemudian membawa Ir. Soekarno bersama dengan Mohammad Hatta diangkat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia dalam sejarah bangsa Indonesia. Diluar sosoknya sebagai Bapak bangsa Indonesia, tidak banyak yang tahu jika Soekarno pernah menikah sebanyak sembilan kali, kharisma yang luar biasa dimiliki oleh Soekarno melalui penuturan orang-orang yang dekat dengannya, itulah mengapa wanita-wanita cantik dapat dengan mudah terpikat dengannya dan dijadikan isterinya. Beliau tertarik dengan wanita yang sederhana dan juga berpakaian sopan. Istrinya yaitu Fatmawati pernah bertanya pada presiden Soekarno mengenai wanita yang berpenampilan seksi namun beliau menjawab bahwa wanita dengan penampilan yang sopan dan sederhana dan juga tampil apa adanya lebih menarik untuk disukai sebab kecantikan seorang wanita terlihat dari keaslian atau kesederhanaannya. Soekarno tak menyukai wanita yang berpenampilan seksi seperti memakai rok pendek yang ketat dan memakai lipstik seperti orang yang modern pada umumnya, percaya atau tidak artis Amerika Marylin Monroe sangat menyukai kharisma dari seorang Presiden Soekarno. Wanita idaman Soekarno yaitu wanita yang setia, konservatif dan juga bisa menjaganya. Beliau sangat senang ketika wanita itu bisa melayaninya dan menjaganya, Pandangannya tentang wanita-wanita Amerika yang menyuruh suaminya mencuci piring membuat fatmawati menjadi terkesima dan juga terpesona akan kesederhanaan dari seorang Soekarno sehingga fatmawati rela menemaninya hingga akhir hayatnya. Indonesia Selama Pemerintahan Presiden Soekarno Selama pemerintahan Presiden Soekarno, Indonesia sebagai negara baru ketika itu bertahan dari berbagai permasalahan yang kerap menggoyahkan stabilitas negara Indonesia. Pertama kali dengan agresi militer yang dilakukan oleh Belanda yang kembali menjajah Indonesia setelah Jepang menyerah. Kemudian muncul pemberontakan PKI yang dipimpin oleh Muso kawan lama Soekarno dan Amir Syarifudin, Pemberontakan Permesta, Pemberontakan Republik Maluku, Pemberontakan APRA oleh Westeling, dan pemberontakan Darul Islam atau DI/TII oleh Kartosuwiryo yang merupakan kawannya sendiri ketika Soekarno masih muda. Meskipun banyak dilanda masalah pada awal-awal lahirnya negara, dibawah pemerintahan Soekarno, Indonesia mulai terkenal di mata Internasinal. Banyak pemimpin dunia seperti John F. Kennedy yang merupakan presiden Amerika ketika itu dan Fidel Castro yaitu presiden Kuba dan pemimpin negara lain menaruh hormat pada Presiden Soekarno. Indonesia ketika itu dikenal sebagai negara non blok, dan sempat berhubungan erat dengan Rusia dan ditandai dengan pembelian senjata untuk pertahanan secara besar-besaran dari Rusia dan juga untuk melawan Belanda ketika sedang melakukan upaya pembebasan Irian Barat. Selain itu Indonesia melalui presiden Soekarno membentuk poros Jakarta-Beijing-Moskow yang membuat konfrontasi dengan blok barat semakin tinggi. Hal ini juga membuat Indonesia semakin berhaluan kiri ditandai dengan semakin berkembangnya komunis ketika itu dimana muncul istilah NASAKOM’ yang dicetuskan oleh Presiden Soekarno. Indonesia bahkan sempat berganti sistem pemerintahan dari sistem parlementer menjadi presidensil dari tahun 1945 hingga 1960an. Dan pada tahun 1960an pergolakan politik yang amat hebat terjadi di Indonesia, penyebab utamanya adalah adanya pemberontakan besar oleh PKI Partai Komunis Indonesia yang dikenal dengan sebutan G30-S/PKI dimana dari peristiwa ini kemudian membuat akhir cerita dari pemerintahan Presiden Soekarno dan juga orde lama berakhir. Hal ini ditandai dengan adanya “Supersemar” atau Surat Perintah Sebelas Maret di tahun 1966 yang terkenal dan masih menjadi kontroversi sejarah sebab naskah aslinya tidak diketahui keberadaannya sampai sekarang. Supersemar dikeluarkan oleh Presiden Soekarno dan berisi himbauan dari Presiden Soekarno ke Soeharto agar bisa mengendalikan Keamanan dan juga ketertiban negara yang ketika itu sedang kacau dan juga berisi mandat pemindahan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto yang kelak menjadikan Soeharto sebagai Presiden yang baru bagi bangsa Indonesia. Akhir Jabatan Sebagai Presiden Setelah jabatannya sebagai Presiden berakhir ditandai dengan diangkatnya Soeharto sebagai Presiden, Ir Soekarno kemudian banyak menghabiskan waktunya di istana Bogor, lama-kelamaan kesehatannya terus menerus menurun sehingga ia mendapat perawatan oleh tim dokter kepresidenan hingga tepatnya pada tanggal 21 Juni 1970 Presiden Soekarno atau Bung Karno menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Kepergian sang Proklamator sekaligus Bapak Bangsa Indonesia ke pangkuan Yang Maha Kuasa menyisakan luka yang dalam bagi rakyat Indonesia pada waktu itu. Jenazah dari bung Karno kemudian dibawa di Wisma Yaso, Jakarta setelah itu jenazahnya kemudian dibawa ke Blitar, Jawa Timur untuk dikebumikan dekat dengan makam ibunya Ida Ayu Nyoman Rai. Gelar “Pahlawan Proklamasi” diberikan oleh pemerintah karena jasa-jasanya kepada bangsa Indonesia. Kisah perjuangan Bung Karno kemudian diangkat ke dalam layar lebar yang berjudul “Soekarno Indonesia Merdeka” yang digarap oleh sutradara terkenal Hanung Bramantio dimana Ario Bayu berperan sebagai Tokoh Soekarno, Inggit yang diperankan oleh Maudy Koesnaedi dan Fatmawati yang diperankan oleh Tika Bravani. Isu bahwa kematian Soekarno karena di bunuh secara perlahan. Banyak yang berpendapat dan yakin bahwa Presiden Soekarno dibunuh secara perlahan-lahan dimana presiden Soeharto secara ketat mengawasi dan mengatur pengobatan Ir Soekarno ketika ia sakit. Di Wisma Yaso di Jln gatot Subroto ia ditahan sehingga ketika sakit ia tidak bisa kemana-mana sehingga penahanan inilah yang kemudian membuat ia menderita lahir dan batin, keluarganya pun tidak diperbolehkan secara bebas untuk menjenguk Soekarno. Ketika sakit, banyak resep obat yang tidak dapat ditukar dengan obat dimana resep itu diberikan oleh dr. Mahar Mardjono yang memimpin tim dokter ketika itu. Sehingga banyak tumpukan resep ketika itu di meja penahanan Ir. Soekarno. resep tersebut dibiarkan saja dan tidak pernah ditukarkan dengan obat. Banyak yang mengatakan penguasa yang baru memang sengaja membiarkan soekarno sakit dan makin parah sehingga mempercepat kematiannya. Alat-alat kesehatan yang berasal dari Cina untuk menyembuhkan Soekarno ditolak oleh Presiden Soeharto ketika itu. Rachmawati Soekarnoputri menuturkan bahkan sekedar menebus obat sakit gigi pun harus seizin presiden Soeharto. PRESTASI SOEKARNO Pada tahun 1926 atau ketika berumur 25 tahun, soekarno berhasil menyelesaikan kuliahnya dan berhak menggunkan gelar Civile Ingenieur insinyur sipil. Setelah kuliah, ia bersama rekannya mendirikan Biro Insinyur Soekaro & Roosseno yang merupakan pelayanan memberikan jasa perencanaan dan juga menjadi pemborong. Soekarno yang merupakan sarjana lulusan teknik sipil, mendapatkan kemampuan secara otodidak. Semasa kuliah, ia mendapat bimbingan dari Prof. CP Wolff Schoemaker dalam mata kuliah menggambar arsitektur. Ia juga sempat magang sebagai juru gambar di biro arsitek milik si professor. Ia diberikan kesempatan mengembangkan desain pavilion Hotel Preanger yang sedang direnovasi. Karya-karya nya dapat dijumpai pada beberapa rumah di sekitar Jl. Gatot Subroto, Jl. Palasari, Jl. Dewi Sartika Bandung. Salah satu rancangan tata ruang kotanya adalah rancangan skema Kota Palangkarayayang digagas tahun 1957. Pada periode ini juga ditemukan tugu monumental sebagai bagian tata ruang kota seperti Tugu Proklamasi Jakarta, Tugu Muda Semarang, Tugu Alun-Alun Bunder Malang, Tugu Monumen Nasional Jakarta dan Tugu Pahlawan Surabaya. Pada 27 januari 1962, Soekarno dianugrahi gekar doctor honoris causa. Dan masih banyak lagi karya dan prestasi beliau. Berikut Kutipan Kata Kata Bijak Dari Presiden Soekarno Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu ! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, dari pada makan bestik tetapi budak. [Pidato HUT Proklamasi, 1963] Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Pidato Hari Pahlawan 10 Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri. Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun. Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka. ……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan…… Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai ! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat. Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia Tidak seorang pun yang menghitung-hitung berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang. ANALISIS TUGAS HAL 214 1. Mengapa teks tersebut tergolong kedalam teks biografi? – Karna sesuai dengan pengertian dari biografi yaitu sebuah tulisan yang membahas tentang kehidupanseseorang. Atau secara sederhana dapat di artikan sebuah tulisan yang membahas tentang kisah riwayat hidup seseorang. Jadi teks di atas merupakan sebuah biografi. 2. Apakah isi dari teks biografi tersebut? – Karna teks diatas tokohnya adalah Ir. Soekarno, maka isi teks diatas adalah riwayat hidup dari Ir. Soekarno. 3. Bagaimanakah pola penyajian dari teks biografi tersebut? – Orientasi, yaitu terdapat pada bagian dari teks biografi yang berisi pengenalan atau gambaran tentang tokoh yang diceritakan secara umum. – Peristiwa atau masalah, yaitu bagian yang merupakan perjalanan kehidupan dari tokoh yang diceritakan. – Reorientasi, yaitu merupakan bagian akhir dari teks biografi yang berisi kesimpulan yang merupakan pandangan penulis terhadap tokoh yang diceritakan. 4. Siapakah nama tokoh biografi yang diangkat? – Koesno sosrodihardjo atau lebih dikenal dengan nama Ir. Soekarno 5. Apa perannya sehingga ia layak dibuatkan biografi? – Seperti yang kita ketahui, bahwa Ir. Soekarno merupakan sosok yang berpengaruh di Indonesia. Beliau adalah presiden pertama Republik Indonesia. Beliau adalah seorang pejuang yang berjuang bersama rakyat Indonesia untuk merebutkan kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Oleh sebab itulah ia disebut sebagai tokoh tokoh proklamator Indonesia. Dan kisah hidupnya sangat memotivasi dan harus di apresiasi. Salah satunya yaitu membuat biografi tentang Ir. Soekarno. Dengan membuat biografi tentang beliau kita dapat mengetahui bagaimana perjuangannya selama ia hidup. 6. Bagaimana masa kecilnya? – Semasa kecilnya ia tidak tinggal bersama dengan orang tuanya yang berada di Blitar. Ia tinggal bersama kakeknya yang bernama Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur, Soekarno bahkan sempat bersekolah disana walaupun tidak sampai selesai ikut bersama dengan orang tuanya pindahh ke Mojokerto. 7. Bagaimanakah masa mudanya? – Di Mojokerto, Soekarno kemudian di sekolahkan di Eerste Inlandse School dimana ayahnya juga bekerja disitu sebagai guru. Namun ia dipindahkan tahun 1911 ke ELS Europeesche Lagere School yang setingkat sekolah dasar untuk dipersiapkan masuk di HBS Hogere Burger School di Surabaya. Setelah tamat dan bersekolah di HBS tahun 1915, Soekarno kemudian tinggal di rumah Haji Oemar Said Tjokroaminoto atau Cokroaminoto yang merupakan kawan dari ayah Soekarno. Cokroaminoto dikenal sebagai pendiri dari Serikat Islam SI. Di rumah Cokroaminoto lah Soekarno berkenalan dengan para pemimpin Sarekat Islam SI seperti Haji Agus Salim dan Abdul Muis. Soekarno juga akrab dengan Muso, Alimin, Darsono dan Semaun yang kelak dikenal sebagai tokoh berhaluan kiri dan juga Kartosuwiryo yang kelak mendirikan Darul Islam dan memimpin pemberontakan melawan Soekarno. Mereka bersama-sama tinggal di rumah Cokroaminoto untuk menimba ilmu dan belajar berorganisasi melalui Sarekat Islam SI. Disini jiwa nasionalismenya akan bangsa Indonesia menjadi sangat besar. Soekarno juga sempat ikut dalam organisasi pemuda tahun 1918 yang bernama Tri Koro Darmo yang kemudian berubah nama menjadi Jong Java. Soekarno bahkan aktif sebagai penulis di koran harian bernama Oetoesan Hindia yang dikelola oleh Cokroaminoto. Di rumah Cokroaminoto, Soekarno muda mulai belajar berpolitik dan juga belajar berpidato meskipun cenderung ia lakukan sendiri di depan cermin di kamarnya. Di sekolahnya yaitu Hoogere Burger School atau HBS, Soekarno mendapat banyak ilmu tahun 1921 setelah lulus dari Hoogere Burger School atau HBS, Soekarno muda kemudian pindah ke Bandung dan tinggal dirumah Haji Sanusi, disini Soekarno kemudian akrab dengan Douwes Dekker, Tjiptomangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantara. Soekarno kemudian masuk ke Technische Hoogeschool THS jurusan teknik sipil. Technische Hoogeschool THS kelak berubah menjadi ITB Institut Teknologi Bandung seperti sekarang. Di tahun yang sama yakni 1921, Soekarno menikah dengan Siti Oetari anak sulung dari Cokroaminoto. Soekarno sempat berhenti kuliah setelah dua bulan masuk di THS namun di tahun 1922 ia mendaftar lagi dan kemudian mulai kuliah dan kemudian lulus pada tanggal 25 Mei 1926 dengan gelar Ir Insinyur. Tamat dari THS, Soekarno mendirikan Biro Insinyur tahun 1926 bersama Ir. Anwari yang mengerjakan desain dan rancang bangunan. Ia juga bekerja sama dengan Ir. Rooseno merancang dan membangun rumah. Selama di Bandung, Soekarno mendirikan Algemeene Studie Club ASC yang kemudian menjadi cikal bakal dari Partai Nasional Indonesia yang berdiri pada tanggal 4 Juli 1927. Disini Soekarno kemudian mulai mengamalkan ajaran Marhaenisme. Tujuan dari pembentukan partai Nasional Indonesia adalah agar bangsa Indonesia bisa merdeka dan terlepas dari Jajahan Belanda. 8. Kesulitan atau masalah apa yang pernah dialaminya? – Ia pernah ditangkap di Yogyakarta oleh pemerintah colonial Belanda dan dimasukkan kepenjara Banceuy di Bandung. – Karna dipenjara, ia kekurangan informasi tentangan perkembangan dunia luar. – Ketika sudah dibebaskan dari penjara, soekarno bergabung dengan partai Partindo dan diangkat sebagai pemimpin partai. Tapi ia ditangkap oleh Belanda dan kemudian diasingkan di Flores. – Dibuang ke Bengkulu – Rintangan menuju kemerdekaan Indonesia – Penculikan soekarno dan M. Hatta oleh golongan muda pada tanggal 16 agustus 1945. – Agresi militer oleh Belanda ketika masa pemerintahan Ir. Soekarno atau awal kemerdekaan Indonesia. – Pemberontakan PKI – Peristiwa G30-S/PKI menyebabkan pemerintahan Soekarno dan orde lama berakhir. 9. Bagaimana ia mengatasi kesulitan-kesulitan tersebut? – Soekarno adalah sosok yang berani, pejuang keras, tidak mudah putus asa dan pantang menyerah ketika ingin mewujudkan ambisinya. Dari sifat-sifatnya ini, kita bisa memahami bahwa ketika beliau mendapatkan kesulitan, ia akan segera mengatasinya dan berusaha untuk menyelesaikannya karna beliau adalah sosok berani, pantang menyerah dan tidak mudah putus asa. Jika ia jatuh, maka ia akan berusa dengan sekuat tenaga untuk bangkit kembali. 10. Karya apa saja yang telah dibuatnya? – Karya-karya nya dapat dijumpai pada beberapa rumah di sekitar Jl. Gatot Subroto, Jl. Palasari, Jl. Dewi Sartika Bandung. Salah satu rancangan tata ruang kotanya adalah rancangan skema Kota Palangkarayayang digagas tahun 1957. Pada periode ini juga ditemukan tugu monumental sebagai bagian tata ruang kota seperti Tugu Proklamasi Jakarta, Tugu Muda Semarang, Tugu Alun-Alun Bunder Malang, Tugu Monumen Nasional Jakarta dan Tugu Pahlawan Surabaya. Pada 27 januari 1962, Soekarno dianugrahi gekar doctor honoris causa. Dan masih banyak lagi karya dan prestasi beliau. 11. Apabia bertemu denga tokoh tersebut, apa yang akan kamu lakukan atau tanyakan? – jika saya bertemu dengan Ir. Soekrno saya ingin bersalaman dan berfoto dengannya. Dan juga saya ingin menanyakan kepada beliau, bagaimanakh pendapat beliau tentang Indonesia saat ini. Dan bagaimanakah hubungan kekerabatan antar golongan dalam kehidupan masyarakat. Serta biasakah beliau memberikan motivasi kepada generasi muda untuk menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan NKRI. TUGAS HAL 215 Mengidentifikasi Struktur Teks Biografi. Kutipan teks Bagian struktur. Soekarno dilahirkan di Surabaya 6 Juni 1901 dengan nama asli Koesno Sosrodihardjo, karna sering sakit yang mungkin disebabkan karna namanya tidak sesuai maka ia kemudian berganti nama menjadi Soekarno. Ayah beliau bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibu bernama Ida Ayu Nyoman Rai. Orang tuanya bertemu di Bali ketika ayahnya menjadi guru di Bali dan ibunya merupakan bangsawan di Bali. Soekarno diketahui memiliki saudara atau kakak kandung perempuan bernama Sukarmini. Orientasi Cokroaminoto dikenal sebagai pendiri dari Serikat Islam SI. Di rumah Cokroaminoto lah Soekarno berkenalan dengan para pemimpin Sarekat Islam SI seperti Haji Agus Salim dan Abdul Muis. Soekarno juga akrab dengan Muso, Alimin, Darsono dan Semaun yang kelak dikenal sebagai tokoh berhaluan kiri dan juga Kartosuwiryo yang kelak mendirikan Darul Islam dan memimpin pemberontakan melawan Soekarno. Mereka bersama-sama tinggal di rumah Cokroaminoto untuk menimba ilmu dan belajar berorganisasi melalui Sarekat Islam SI. Disini jiwa nasionalismenya akan bangsa Indonesia menjadi sangat besar. Soekarno juga sempat ikut dalam organisasi pemuda tahun 1918 yang bernama Tri Koro Darmo yang kemudian berubah nama menjadi Jong Java. Soekarno bahkan aktif sebagai penulis di koran harian bernama Oetoesan Hindia yang dikelola oleh Cokroaminoto. Di rumah Cokroaminoto, Soekarno muda mulai belajar berpolitik dan juga belajar berpidato meskipun cenderung ia lakukan sendiri di depan cermin di kamarnya. Di sekolahnya yaitu Hoogere Burger School atau HBS, Soekarno mendapat banyak ilmu tahun 1921 setelah lulus dari Hoogere Burger School atau HBS, Soekarno muda kemudian pindah ke Bandung dan tinggal dirumah Haji Sanusi, disini Soekarno kemudian akrab dengan Douwes Dekker, Tjiptomangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantara. Soekarno kemudian masuk ke Technische Hoogeschool THS jurusan teknik sipil. Technische Hoogeschool THS kelak berubah menjadi ITB Institut Teknologi Bandung seperti sekarang. Di tahun yang sama yakni 1921, Soekarno menikah dengan Siti Oetari anak sulung dari Cokroaminoto. Soekarno sempat berhenti kuliah setelah dua bulan masuk di THS namun di tahun 1922 ia mendaftar lagi dan kemudian mulai kuliah dan kemudian lulus pada tanggal 25 Mei 1926 dengan gelar Ir Insinyur. Tamat dari THS, Soekarno mendirikan Biro Insinyur tahun 1926 bersama Ir. Anwari yang mengerjakan desain dan rancang bangunan. Ia juga bekerja sama dengan Ir. Rooseno merancang dan membangun rumah. Selama di Bandung, Soekarno mendirikan Algemeene Studie Club ASC yang kemudian menjadi cikal bakal dari Partai Nasional Indonesia yang berdiri pada tanggal 4 Juli 1927. Disini Soekarno kemudian mulai mengamalkan ajaran Marhaenisme. Tujuan dari pembentukan partai Nasional Indonesia adalah agar bangsa Indonesia bisa merdeka dan terlepas dari Jajahan Belanda. Soekarno Dipenjara Oleh Pemerintah Kolonial Dari keberanian Soekarno ini kemudian pemerintah kolonial Belanda menangkapnya di Yogyakarta dan memasukkannya ke penjara Banceuy di Bandung. Kemudian tahun 1930, Soekarno dipindahkan ke penjara Suka Miskin. Dalam penjara ini kebutuhan hidupnya semua berasal dari istrinya yang setia menemaninya yaitu Inggit Ganarsih yang menikah dengan Soekarno pada tahun 1923 yang sebelumnya Soekarno telah menceraikan Siti Oetari secara baik-baik pada saat masih di Bandung. Inggit yang juga dibantu oleh kakak Soekarno bernama Sukarmini sering membawakan makanan kepada Soekarno di penjara Suka Miskin, hal itulah yang kemudian membuat pengawasan di penjara Suka Miskin makin diperketat. Menurut Biografi Presiden Soekarno dari beberapa sumber, ia dikenal belanda sebagai seorang tahanan yang mampu menghasut orang lain agar berpikir untuk merdeka sehingga ia kemudian dianggap cukup berbahaya. Beliau kemudian diisolasi dengan tahanan elit tujuannya agar tidak bisa mendapatkan informasi yang berasal dari luar penjara. Tahanan elit ini sebagian besar merupakan warga Belanda yang mempunyai kasus seperti penggelapan, korupsi dan juga penyelewengan, inilah yang menjadi tujuan Belanda agar topik pembicaraan mengenai bagaimana caranya untuk memerdekakan Indonesia tidak sesuai karena rata-rata tahanan elit yang bersama Soekarno adalah orang Belanda. Topik yang biasa ia dengar sama sekali tidak penting seperti soal makanan dalam penjara dan juga cuaca. Selama berbulan-bulan di Suka Miskin menngakibatkan Soekarno putus komunikasi dengan teman-teman seperjuangannya, namun itu bukanlah hal yang sulit baginya untuk mendapatkan informasi dari luar. Akhirnya Soekarno menemukan ide baru, dimana ia menggunakan telur sebagai media untuk berkomunikasi dengan istrinya. Jika teman Soekarno mengalami musibah atau mendapat kabar buruk maka telur yang dibawa oleh istrinya adalah telur asin, itupun beliau hanya dapat menduga-duga sebab ia tidak tahu secara pasti apa yang terjadi diluar sana. Untuk berbicara dengan Inggit, Soekarno diawasi secara ketat dan juga barang bawaan yang dibawa oleh inggit dari luar penjara selalu diperiksa secara teliti. Kemudian Soekarno dan inggit akhirnya menemukan cara yang dianggapnya paling mudah dalam berkomunikasi agar tidak diketahui oleh Belanda yakni dengan media yang sama sebelumnya yaitu Telur dimana cara yang digunakan sedikit berbeda yaitu dengan menusuk jarum ke telur. Jika satu tusukan pada telur berarti kabar baik, jika tusukan sebanyak dua kali pada telur artinya seorang teman Soekarno tertangkap namun jika terdapat tiga tusukan berarti aktivis kemerdekaan yang ditangkap cukup besar. Selama berada dipenjara, orang tuanya tidak pernah sekalipun mengunjungi Soekarno alasannya adalah orang tua Soekarno tidak sanggup melihat Soekarno dipenjara, Ia kurus dan hitam selama berada di penjara karena itulah yang menurut ibu Wardoyo sehingga orang tua soekarno tidak mau menjenguk Soekarno. Agar orang tuanya tidak panik Soekarno sering beralasan bahwa ia sering bekerja dibawah teriknya sinar matahari sehingga kulit-kulitnya menghitam selain itu dalam penjara ia ingin memanaskan tulang-tulangnya karena dalam penjara, ruangannya sangat gelap, lembab dan juga dingin karena sinar matahari tidak ada. Soekarno dan Pembelaan “Indonesia Menggugat” Kasusnya disidangkan oleh Belanda melalui pengadilan Landraad di Bandung, ketika sudah delapan bulan berlalu yaitu pada tanggal 18 Desember 1930. Soekarno dalam pembelaanya membuat judul bernama “Indonesia Menggugat” yang terkenal. Dimana ia mengungkapkan bahwa bangsa Belanda sebagai bangsa yang serakah yang telah menindas dan merampas kemerdekaan Bangsa Indonesia. Dari pembelaannya itu kemudian sehingga membuat Belanda semakin marah sehingga PNI bentukan Soekarno dibubarkan pada bulan Juli 1930. Setelah keluar dari penjara bulan desember 1931, Soekarno kemudian bergabung dengan Partindo tahun 1932 karena ia sudah tidak memiliki partai lagi dan ia kemudian didaulat sebagai pemimpin Partindo namun ia kembali ditangkap oleh Belanda dan kemudian diasingkan ke Flores. Dibuang ke Bengkulu dan Bertemu dengan Mohammad Hatta dan Fatmawati Tahun 1938, ia kemudian dibuang ke Bengkulu, disini Soekarno bertemu dengan Mohammad Hatta yang akan menjadi teman seperjuangannya yang kemudian keduanya akan memproklamasikan Kemerdekaan bangsa Indonesia. Di Bengkulu juga Soekarno kemudian berkenalan dengan Fatmawati yang kelak menjadi istri Soekarno dan ibu negara pertama. Fatmawati merupakan putri dari Hassan Din yang mengajak Soekarno untuk mengajar di Sekolah Muhammadiyah di Bengkulu. Tahun 1942, kekuasaan Belanda di Indonesia berakhir setelah Jepang masuk menyerbu Indonesia. Soekarno yang sempat akan dipindahkan oleh Belanda ke Australia namun gagal setelah dicegat oleh Jepang. Soekarno kemudian kembali ke Jakarta. Jepang kemudian memanfaatkan Soekarno berserta pemimpin Indonesia lainnya untuk menarik hati penduduk Indonesia. Soekarno dan Jalan Berliku Menuju Kemerdekaan Indonesia Jepang bahkan menunjuk Soekarno untuk memimpin tim persiapan kemerdekaan bangsaIndonesia yaitu BPUPKI dan PPKI setelah berjanji memberikan kemerdekaan bagi Indonesia. Soekarno bahkan sempat terbang ke Jepang untuk bertemu dengan Kaisar Hirohito. Soekarno terus menerus melakukan pendekatan dan kerjasama dengan Jepang dengan tujuan agar Indonesia segera diberi kemerdekaan. Segala persiapan untuk kemerdekaan Indonesia dilakukan oleh Soekarno seperti merumuskan Pancasila dan UUD 45 sebagai ideologi dan dasar negara serta perumusan teks proklamasi kemerdekaan bersama Mohammad Hatta dan Ahmad Soebardjo. Sebelum mengumumkan kemerdekaan Indonesia pada bulan agustus 1945, Soekarno bersama Mohammad Hatta bersama pemimpin Indonesia yang lainnya terbang ke Dalat, Vietnam untuk menemui pimpinan tertinggi kekaisaran Jepang di Asia Tenggara yaitu Marsekal Terauchi. Menjelang proklamasi kemerdekaan, terdapat perbedaan pandangan antara golongan tua dan golongan tua. Terjadinya Peristiwa Rengasdengklok Golongan Tua menghendaki agar kemerdekaan Indonesia dipersiapkan secara matang dan golongan muda menghendaki agar kemerdekaan Indonesia diproklamasikan secepatnya. Hal inilah yang kemudian membuat golongan muda melakukan penculikan terhadap Soekarno dan Mohammad Hatta pada tanggal 16 agustus 1945 dan membawa mereka ke daerah Rengasdengklok dengan tujuan agar segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia dan menjauhkannya dari pengaruh Jepang. Peristiwa penculikan ini kemudian dikenal dengan nama Peristiwa Rengasdengklok. Mengetahui Soekarno dan Mohammad Hatta dibawa ke Rengasdengklok membuat Ahmad Soebardjo kemudian menjemput Soekarno dan Mohammad Hatta. Sutan Syahrir yang dikenal sering berseberangan pendapat dengan Soekarno marah mendengar para golongan muda menculik Soekarno dan Hatta dan menyuruh mereka membwanya kembali ke Jakarta. Tiba di Jakarta, Soekarno dan Muhammad Hatta beserta pemimpin lainnya bertemu dengan Laksamana Maeda di rumahnya di Jl. Imam Bonjol. Laksamana Maeda kemudian menjamin keselamatan Soekarno dan para pemimpin lain dan mempersilahkan Soerkarno dan Muhammad untuk merumuskan teks proklamasi kemerdekaan. Bersama dengan Ahmad Soebardjo mereka bertiga merumuskan teks proklamasi kemerdekaan yang kemudian diketik ulang oleh Sayuti Melik. Memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan Menjadi Presiden Pertama Indonesia Pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno dan Juga Moh Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Jepang dimana pada tanggal tersebut juga diperingati sebagai Hari kemerdekaan bangsa Indonesia dimana pancasila kemudian dibentuk oleh Soekarno sebagai dasar dari negara Indonesia. Proklamasi kemerdekaan inilah yang kemudian membawa Ir. Soekarno bersama dengan Mohammad Hatta diangkat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia dalam sejarah bangsa Indonesia Indonesia Selama Pemerintahan Presiden Soekarno Selama pemerintahan Presiden Soekarno, Indonesia sebagai negara baru ketika itu bertahan dari berbagai permasalahan yang kerap menggoyahkan stabilitas negara Indonesia. Pertama kali dengan agresi militer yang dilakukan oleh Belanda yang kembali menjajah Indonesia setelah Jepang menyerah. Kemudian muncul pemberontakan PKI yang dipimpin oleh Muso kawan lama Soekarno dan Amir Syarifudin, Pemberontakan Permesta, Pemberontakan Republik Maluku, Pemberontakan APRA oleh Westeling, dan pemberontakan Darul Islam atau DI/TII oleh Kartosuwiryo yang merupakan kawannya sendiri ketika Soekarno masih muda. Meskipun banyak dilanda masalah pada awal-awal lahirnya negara, dibawah pemerintahan Soekarno, Indonesia mulai terkenal di mata Internasinal. Banyak pemimpin dunia seperti John F. Kennedy yang merupakan presiden Amerika ketika itu dan Fidel Castro yaitu presiden Kuba dan pemimpin negara lain menaruh hormat pada Presiden Soekarno. Indonesia ketika itu dikenal sebagai negara non blok, dan sempat berhubungan erat dengan Rusia dan ditandai dengan pembelian senjata untuk pertahanan secara besar-besaran dari Rusia dan juga untuk melawan Belanda ketika sedang melakukan upaya pembebasan Irian Barat. Selain itu Indonesia melalui presiden Soekarno membentuk poros Jakarta-Beijing-Moskow yang membuat konfrontasi dengan blok barat semakin tinggi. Hal ini juga membuat Indonesia semakin berhaluan kiri ditandai dengan semakin berkembangnya komunis ketika itu dimana muncul istilah NASAKOM’ yang dicetuskan oleh Presiden Soekarno. Indonesia bahkan sempat berganti sistem pemerintahan dari sistem parlementer menjadi presidensil dari tahun 1945 hingga 1960an. Dan pada tahun 1960an pergolakan politik yang amat hebat terjadi di Indonesia, penyebab utamanya adalah adanya pemberontakan besar oleh PKI Partai Komunis Indonesia yang dikenal dengan sebutan G30-S/PKI dimana dari peristiwa ini kemudian membuat akhir cerita dari pemerintahan Presiden Soekarno dan juga orde lama berakhir. Hal ini ditandai dengan adanya “Supersemar” atau Surat Perintah Sebelas Maret di tahun 1966 yang terkenal dan masih menjadi kontroversi sejarah sebab naskah aslinya tidak diketahui keberadaannya sampai sekarang. Supersemar dikeluarkan oleh Presiden Soekarno dan berisi himbauan dari Presiden Soekarno ke Soeharto agar bisa mengendalikan Keamanan dan juga ketertiban negara yang ketika itu sedang kacau dan juga berisi mandat pemindahan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto yang kelak menjadikan Soeharto sebagai Presiden yang baru bagi bangsa Indonesia. Peristiwa-peristiwa penting Akhir Jabatan Sebagai Presiden Setelah jabatannya sebagai Presiden berakhir ditandai dengan diangkatnya Soeharto sebagai Presiden, Ir Soekarno kemudian banyak menghabiskan waktunya di istana Bogor, lama-kelamaan kesehatannya terus menerus menurun sehingga ia mendapat perawatan oleh tim dokter kepresidenan hingga tepatnya pada tanggal 21 Juni 1970 Presiden Soekarno atau Bung Karno menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Kepergian sang Proklamator sekaligus Bapak Bangsa Indonesia ke pangkuan Yang Maha Kuasa menyisakan luka yang dalam bagi rakyat Indonesia pada waktu itu. Jenazah dari bung Karno kemudian dibawa di Wisma Yaso, Jakarta setelah itu jenazahnya kemudian dibawa ke Blitar, Jawa Timur untuk dikebumikan dekat dengan makam ibunya Ida Ayu Nyoman Rai. Gelar “Pahlawan Proklamasi” diberikan oleh pemerintah karena jasa-jasanya kepada bangsa Indonesia. Kisah perjuangan Bung Karno kemudian diangkat ke dalam layar lebar yang berjudul “Soekarno Indonesia Merdeka” yang digarap oleh sutradara terkenal Hanung Bramantio dimana Ario Bayu berperan sebagai Tokoh Soekarno, Inggit yang diperankan oleh Maudy Koesnaedi dan Fatmawati yang diperankan oleh Tika Bravani. Isu bahwa kematian Soekarno karena di bunuh secara perlahan. Banyak yang berpendapat dan yakin bahwa Presiden Soekarno dibunuh secara perlahan-lahan dimana presiden Soeharto secara ketat mengawasi dan mengatur pengobatan Ir Soekarno ketika ia sakit. Di Wisma Yaso di Jln gatot Subroto ia ditahan sehingga ketika sakit ia tidak bisa kemana-mana sehingga penahanan inilah yang kemudian membuat ia menderita lahir dan batin, keluarganya pun tidak diperbolehkan secara bebas untuk menjenguk Soekarno. Ketika sakit, banyak resep obat yang tidak dapat ditukar dengan obat dimana resep itu diberikan oleh dr. Mahar Mardjono yang memimpin tim dokter ketika itu. Sehingga banyak tumpukan resep ketika itu di meja penahanan Ir. Soekarno. resep tersebut dibiarkan saja dan tidak pernah ditukarkan dengan obat. Banyak yang mengatakan penguasa yang baru memang sengaja membiarkan soekarno sakit dan makin parah sehingga mempercepat kematiannya. Alat-alat kesehatan yang berasal dari Cina untuk menyembuhkan Soekarno ditolak oleh Presiden Soeharto ketika itu. Rachmawati Soekarnoputri menuturkan bahkan sekedar menebus obat sakit gigi pun harus seizin presiden Soeharto. Reorientasi TUGAS HAL 223 Pola penyajian dari teks biografi. Aspek Ir. soekarno 1. Alur cerita alur maju Cerita diawali dengan identitas diri dan keluarganya. Lalu perjalanan pendidikannya. Selama perjalanannya ia mendapatkan pengetahuan-pengetahuan dari gurunya. Tidak hanya pengetahuan umum, ia juga mempelajari ilmu bidang agama dan politik. Cerita selanjutnya tentang perjalanan dari perjuangan soekarno dalam membebaskan Indonesia dari penjajahan belanda dan dilanjutkan dengan karier Soekarno sebagai presiden RI beserta masalah-masalah yang menimpanya. Dan diakiri dengan akhir jabatannya sebagai presiden sampai beliau wafat. Dibagian terakhir, penulis menuliskan prestasi dan karya-karya beliau beserta kutipan-kutipan kata bijak dari presiden Ir. Soekarno. 2. Sudut pandang Orang ketiga penulis 3. Gaya penulisan Deskriptif naratif 4. Focus penceritaan Usaha-usahanya dalam memperjuangkan kemerdekaan NKRI. TUGAS HAL 225 Menulis Kepribadian Unggul Yang Dapat Diteladani Dari Tokoh Biografi. Kutipan Teks Biografi Kepribadian Unggul 1. Semasa kecilnya ia tidak tinggal bersama dengan orang tuanya yang berada di Blitar. Ia tinggal bersama kakeknya yang bernama Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur Sosok yang mandiri sejak kecil 2. Soekarno kemudian tinggal di rumah Haji Oemar Said Tjokroaminoto atau Cokroaminoto yang merupakan kawan dari ayah Soekarno. Cokroaminoto dikenal sebagai pendiri dari Serikat Islam SI. Di rumah Cokroaminoto, Soekarno muda mulai belajar berpolitik dan juga belajar berpidato meskipun cenderung ia lakukan sendiri di depan cermin di kamarnya. Selain itu, di sekolahnya yaitu Hoogere Burger School atau HBS, Soekarno mendapat banyak ilmu pengetahuan Sosok yang senang menambah pengetahuan tentang berbagai macam bidang. 3. Soekarno kemudian masuk ke Technische Hoogeschool THS jurusan teknik sipil. Technische Hoogeschool THS kelak berubah menjadi ITB Institut Teknologi Bandung seperti sekarang dan kemudian lulus pada tanggal 25 Mei 1926 dengan gelar Ir Insinyur. Berprestasi. 4. Soekarno mendirikan Algemeene Studie Club ASC yang kemudian menjadi cikal bakal dari Partai Nasional Indonesia yang berdiri pada tanggal 4 Juli 1927. Disini Soekarno kemudian mulai mengamalkan ajaran Marhaenisme. Tujuan dari pembentukan partai Nasional Indonesia adalah agar bangsa Indonesia bisa merdeka dan terlepas dari Jajahan Belanda. Pemberani dan pekerja keras. 5. Pemerintah kolonial Belanda menangkap Soekarno di Yogyakarta dan memasukkannya ke penjara Banceuy di Bandung. Kemudian tahun 1930, Soekarno dipindahkan ke penjara Suka Miskin. Selama berbulan-bulan di Suka Miskin menngakibatkan Soekarno putus komunikasi dengan teman-teman seperjuangannya, namun itu bukanlah hal yang sulit baginya untuk mendapatkan informasi dari luar. Orang yang tidak mudah putus asa dan pantang menyerah. 6. Wanita idaman Soekarno yaitu wanita yang setia, konservatif dan juga bisa menjaganya. Beliau sangat senang ketika wanita itu bisa melayaninya dan menjaganya, Pandangannya tentang wanita-wanita Amerika yang menyuruh suaminya mencuci piring membuat fatmawati menjadi terkesima dan juga terpesona akan kesederhanaan dari seorang Soekarno sehingga fatmawati rela menemaninya hingga akhir hayatnya. Soekarno tak menyukai wanita yang berpenampilan seksi seperti memakai rok pendek yang ketat dan memakai lipstik seperti orang yang modern pada umumnya, Sosok yang sederhana dalam urusan wanita dan tidak pemilih. TUGAS HAL 228 Mendata Pokok-Pokok Informasi Dalam Teks Biografi Kutipan teks Pokok informasi Soekarno dilahirkan di Surabaya 6 Juni 1901 dengan nama asli Koesno Sosrodihardjo. Ayah beliau bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibu bernama Ida Ayu Nyoman Rai. Orang tuanya bertemu di Bali ketika ayahnya menjadi guru di Bali dan ibunya merupakan bangsawan di Bali. Soekarno diketahui memiliki saudara atau kakak kandung perempuan bernama Sukarmini Soekarno lahir dari pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai pada tanggal 6 Juni 1901 di Surabaya. Setelah kuliah, ia bersama rekannya mendirikan Biro Insinyur Soekarno & Roosseno yang merupakan pelayanan memberikan jasa perencanaan dan juga menjadi pemborong. Soekarno yang merupakan sarjana lulusan teknik sipil, mendapatkan kemampuan secara otodidak. Semasa kuliah, ia mendapat bimbingan dari Prof. CP Wolff Schoemaker dalam mata kuliah menggambar arsitektur. Ia juga sempat magang sebagai juru gambar di biro arsitek milik si professor. Ia diberikan kesempatan mengembangkan desain pavilion Hotel Preanger yang sedang direnovasi. Merupakan sosok yang mandiri. Dan pekerja keras sehingga sudah membuka usaha yaitu Biro Insinyur Soekarno & Roosseno. Soekarno marah mendengar para golongan muda menculik Soekarno dan Hatta dan menyuruh mereka membwanya kembali ke Jakarta. Tiba di Jakarta, Soekarno dan Muhammad Hatta beserta pemimpin lainnya bertemu dengan Laksamana Maeda di rumahnya di Jl. Imam Bonjol. Laksamana Maeda kemudian menjamin keselamatan Soekarno dan para pemimpin lain dan mempersilahkan Soerkarno dan Muhammad hatta untuk merumuskan teks proklamasi kemerdekaan. Bersama dengan Ahmad Soebardjo mereka bertiga merumuskan teks proklamasi kemerdekaan yang kemudian diketik ulang oleh Sayuti Melik. Memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan Menjadi Presiden Pertama Indonesia. Soekarno dan M. Hatta merupakan sosok yang merumuskan teks proklamasi kemerdekaan. Dan mereka merupakan presiden dan wakil presiden pertama di Indonesia. Gelar “Pahlawan Proklamasi” diberikan oleh pemerintah karena jasa-jasanya kepada bangsa Indonesia. Kisah perjuangan Bung Karno kemudian diangkat ke dalam layar lebar yang berjudul “Soekarno Indonesia Merdeka” yang digarap oleh sutradara terkenal Hanung Bramantio dimana Ario Bayu berperan sebagai Tokoh Soekarno, Inggit yang diperankan oleh Maudy Koesnaedi dan Fatmawati yang diperankan oleh Tika Bravani. Kisah perjuangan beliau diangkat ke dalam layar lebar. TUGAS HAL 232 Menganalisis Karakter Unggul Tokoh. Cara penggambaran karakter unggul tokoh Kutipan biografi 1. Cara tidak langsung. Soekarno dilahirkan di Surabaya 6 Juni 1901 dengan nama asli Koesno Sosrodihardjo, karna sering sakit yang mungkin disebabkan karna namanya tidak sesuai maka ia kemudian berganti nama menjadi Soekarno. Mengenai kisah hidup Presiden Soekarno, semasa kecilnya ia tidak tinggal bersama dengan orang tuanya yang berada di Blitar. Ia tinggal bersama kakeknya yang bernama Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur Dalam penjara ini kebutuhan hidupnya semua berasal dari istrinya yang setia menemaninya yaitu Inggit Ganarsih yang menikah dengan Soekarno pada tahun 1923 yang sebelumnya Soekarno telah menceraikan Siti Oetari secara baik-baik pada saat masih di Bandung. Selama berada dipenjara, orang tuanya tidak pernah sekalipun mengunjungi Soekarno alasannya adalah orang tuanya tidak sanggup melihat Soekarno dipenjara, Ia kurus dan hitam selama berada di penjara karena itulah yang menurut ibu Wardoyo sehingga orang tua soekarno tidak mau menjenguk Soekarno. Setelah jabatannya sebagai Presiden berakhir ditandai dengan diangkatnya Soeharto sebagai Presiden, Ir Soekarno kemudian banyak menghabiskan waktunya di istana Bogor 2. Cara langsung Mereka bersama-sama tinggal di rumah Cokroaminoto untuk menimba ilmu dan belajar berorganisasi melalui Sarekat Islam SI. Disini jiwa nasionalismenya akan bangsa Indonesia menjadi sangat besar Di rumah Cokroaminoto, Soekarno muda mulai belajar berpolitik dan juga belajar berpidato meskipun cenderung ia lakukan sendiri di depan cermin di kamarnya Menurut Biografi Presiden Soekarno dari beberapa sumber, ia dikenal belanda sebagai seorang tahanan yang mampu menghasut orang lain agar berpikir untuk merdeka sehingga ia kemudian dianggap cukup berbahaya Agar orang tuanya tidak panik Soekarno sering beralasan bahwa ia sering bekerja dibawah teriknya sinar matahari sehingga kulit-kulitnya menghitam selain itu dalam penjara ia ingin memanaskan tulang-tulangnya karena dalam penjara, ruangannya sangat gelap, lembab dan juga dingin karena sinar matahari tidak ada. Soekarno dalam pembelaanya membuat judul bernama “Indonesia Menggugat” yang terkenal. Dimana ia mengungkapkan bahwa bangsa Belanda sebagai bangsa yang serakah yang telah menindas dan merampas kemerdekaan Bangsa Indonesia. Soekarno bertemu dengan Mohammad Hatta yang akan menjadi teman seperjuangannya yang kemudian keduanya akan memproklamasikan Kemerdekaan bangsa Indonesia. Di Bengkulu juga Soekarno kemudian berkenalan dengan Fatmawati yang kelak menjadi istri Soekarno dan ibu negara pertama. Istrinya yaitu Fatmawati pernah bertanya pada presiden Soekarno mengenai wanita yang berpenampilan seksi namun beliau menjawab bahwa wanita dengan penampilan yang sopan dan sederhana dan juga tampil apa adanya lebih menarik untuk disukai sebab kecantikan seorang wanita terlihat dari keaslian atau kesederhanaannya. Soekarno tak menyukai wanita yang berpenampilan seksi seperti memakai rok pendek yang ketat dan memakai lipstik seperti orang yang modern pada umumnya Sutan Syahrir yang dikenal sering berseberangan pendapat dengan Soekarno marah mendengar para golongan muda menculik Soekarno dan Hatta dan menyuruh mereka membwanya kembali ke Jakarta 3. Cara deskripsi melalui tindakan tokoh Soekarno juga sempat ikut dalam organisasi pemuda tahun 1918 yang bernama Tri Koro Darmo yang kemudian berubah nama menjadi Jong Java. Soekarno bahkan aktif sebagai penulis di koran harian bernama Oetoesan Hindia yang dikelola oleh Cokroaminoto. Soekarno kemudian masuk ke Technische Hoogeschool THS jurusan teknik sipil. Soekarno menikah dengan Siti Oetari anak sulung dari Cokroaminoto. Soekarno sempat berhenti kuliah setelah dua bulan masuk di THS namun di tahun 1922 ia mendaftar lagi dan kemudian mulai kuliah dan kemudian lulus pada tanggal 25 Mei 1926 dengan gelar Ir Insinyur. Tamat dari THS, Soekarno mendirikan Biro Insinyur tahun 1926 bersama Ir. Anwari yang mengerjakan desain dan rancang bangunan. Ia juga bekerja sama dengan Ir. Rooseno merancang dan membangun rumah. Selama di Bandung, Soekarno mendirikan Algemeene Studie Club ASC yang kemudian menjadi cikal bakal dari Partai Nasional Indonesia yang berdiri pada tanggal 4 Juli 1927. Disini Soekarno kemudian mulai mengamalkan ajaran Marhaenisme Selama berbulan-bulan di Suka Miskin menngakibatkan Soekarno putus komunikasi dengan teman-teman seperjuangannya, namun itu bukanlah hal yang sulit baginya untuk mendapatkan informasi dari luar. Akhirnya Soekarno menemukan ide baru, dimana ia menggunakan telur sebagai media untuk berkomunikasi dengan istrinya. Jika teman Soekarno mengalami musibah atau mendapat kabar buruk maka telur yang dibawa oleh istrinya adalah telur asin, itupun beliau hanya dapat menduga-duga sebab ia tidak tahu secara pasti apa yang terjadi diluar sana. Untuk berbicara dengan Inggit, Soekarno diawasi secara ketat dan juga barang bawaan yang dibawa oleh inggit dari luar penjara selalu diperiksa secara teliti. Kemudian Soekarno dan inggit akhirnya menemukan cara yang dianggapnya paling mudah dalam berkomunikasi agar tidak diketahui oleh Belanda yakni dengan media yang sama sebelumnya yaitu Telur dimana cara yang digunakan sedikit berbeda yaitu dengan menusuk jarum ke telur. Jika satu tusukan pada telur berarti kabar baik, jika tusukan sebanyak dua kali pada telur artinya seorang teman Soekarno tertangkap namun jika terdapat tiga tusukan berarti aktivis kemerdekaan yang ditangkap cukup besar. Jepang bahkan menunjuk Soekarno untuk memimpin tim persiapan kemerdekaan bangsaIndonesia yaitu BPUPKI dan PPKI setelah berjanji memberikan kemerdekaan bagi Indonesia. Soekarno bahkan sempat terbang ke Jepang untuk bertemu dengan Kaisar Hirohito. Soekarno terus menerus melakukan pendekatan dan kerjasama dengan Jepang dengan tujuan agar Indonesia segera diberi kemerdekaan. Segala persiapan untuk kemerdekaan Indonesia dilakukan oleh Soekarno seperti merumuskan Pancasila dan UUD 45 sebagai ideologi dan dasar negara serta perumusan teks proklamasi kemerdekaan bersama Mohammad Hatta dan Ahmad Soebardjo. Pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno dan Juga Moh Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Jepang dimana pada tanggal tersebut juga diperingati sebagai Hari kemerdekaan bangsa Indonesia dimana pancasila kemudian dibentuk oleh Soekarno sebagai dasar dari negara Indonesia Diluar sosoknya sebagai Bapak bangsa Indonesia, tidak banyak yang tahu jika Soekarno pernah menikah sebanyak sembilan kali, kharisma yang luar biasa dimiliki oleh Soekarno melalui penuturan orang-orang yang dekat dengannya, itulah mengapa wanita-wanita cantik dapat dengan mudah terpikat dengannya dan dijadikan isterinya. Diluar sosoknya sebagai Bapak bangsa Indonesia, tidak banyak yang tahu jika Soekarno pernah menikah sebanyak sembilan kali, kharisma yang luar biasa dimiliki oleh Soekarno melalui penuturan orang-orang yang dekat dengannya, itulah mengapa wanita-wanita cantik dapat dengan mudah terpikat dengannya dan dijadikan isterinya. TUGAS HAL 236 Analisis Kaidah Kebahasaan Dari Teks Biografi. Kutipan teks Analisis. Mengenai kisah hidup Presiden Soekarno, semasa kecilnya ia tidak tinggal bersama dengan orang tuanya yang berada di Blitar. Ia tinggal bersama kakeknya yang bernama Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur, Soekarno bahkan sempat bersekolah disana walaupun tidak sampai selesai ikut bersama dengan orang tuanya pindah ke Mojokerto. Di Mojokerto, Soekarno kemudian di sekolahkan di Eerste Inlandse School dimana ayahnya juga bekerja disitu sebagai guru. Namun ia dipindahkan tahun 1911 ke ELS Europeesche Lagere School yang setingkat sekolah dasar untuk dipersiapkan masuk di HBS Hogere Burger School di Surabaya. Setelah tamat dan bersekolah di HBS tahun 1915, Soekarno kemudian tinggal di rumah Haji Oemar Said Tjokroaminoto atau Cokroaminoto yang merupakan kawan dari ayah Soekarno 1. Penggunaan kata pronominal yaitu ia, dan nya 2. Kata kerja tindakan yaitu bersekolah dan ikut 3. Kata deskriprif tidak ada 4. Kata kerja pasif yaitu dipindahkan, dipersiapkan 5. Kata sambung yaitu walaupun, kemudian, namun, stelah, yang,dan dari Cokroaminoto dikenal sebagai pendiri dari Serikat Islam SI. Di rumah Cokroaminoto lah Soekarno berkenalan dengan para pemimpin Sarekat Islam SI seperti Haji Agus Salim dan Abdul Muis. Soekarno juga akrab dengan Muso, Alimin, Darsono dan Semaun yang kelak dikenal sebagai tokoh berhaluan kiri dan juga Kartosuwiryo yang kelak mendirikan Darul Islam dan memimpin pemberontakan melawan Soekarno. Mereka bersama-sama tinggal di rumah Cokroaminoto untuk menimba ilmu dan belajar berorganisasi melalui Sarekat Islam SI. Disini jiwa nasionalismenya akan bangsa Indonesia menjadi sangat besar. Soekarno juga sempat ikut dalam organisasi pemuda tahun 1918 yang bernama Tri Koro Darmo yang kemudian berubah nama menjadi Jong Java. Soekarno bahkan aktif sebagai penulis di koran harian bernama Oetoesan Hindia yang dikelola oleh Cokroaminoto. Di rumah Cokroaminoto, Soekarno muda mulai belajar berpolitik dan juga belajar berpidato meskipun cenderung ia lakukan sendiri di depan cermin di kamarnya. Di sekolahnya yaitu Hoogere Burger School atau HBS, Soekarno mendapat banyak ilmu tahun 1921 setelah lulus dari Hoogere Burger School atau HBS, Soekarno muda kemudian pindah ke Bandung dan tinggal dirumah Haji Sanusi, disini Soekarno kemudian akrab dengan Douwes Dekker, Tjiptomangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantara. Soekarno kemudian masuk ke Technische Hoogeschool THS jurusan teknik sipil. Technische Hoogeschool THS kelak berubah menjadi ITB Institut Teknologi Bandung seperti sekarang. Di tahun yang sama yakni 1921, Soekarno menikah dengan Siti Oetari anak sulung dari Cokroaminoto. Soekarno sempat berhenti kuliah setelah dua bulan masuk di THS namun di tahun 1922 ia mendaftar lagi dan kemudian mulai kuliah dan kemudian lulus pada tanggal 25 Mei 1926 dengan gelar Ir Insinyur. Tamat dari THS, Soekarno mendirikan Biro Insinyur tahun 1926 bersama Ir. Anwari yang mengerjakan desain dan rancang bangunan. Ia juga bekerja sama dengan Ir. Rooseno merancang dan membangun rumah. Selama di Bandung, Soekarno mendirikan Algemeene Studie Club ASC yang kemudian menjadi cikal bakal dari Partai Nasional Indonesia yang berdiri pada tanggal 4 Juli 1927. Disini Soekarno kemudian mulai mengamalkan ajaran Marhaenisme. Tujuan dari pembentukan partai Nasional Indonesia adalah agar bangsa Indonesia bisa merdeka dan terlepas dari Jajahan Belanda. 1. Penggunaan kata pronominal yaitu nya dan ia 2. Kata kerja tindakan yaitu berkenalan,mendirikan, memimpin, melawan, menimba, belajar, menikah, mendaftar, mengerjakan dan mengamalkan 3. Kata deskriprif akrab, sangat besar, jiwa nasionalismenya 4. Kata kerja pasif yaitu dikenal, dipersiapkan 5. Kata sambung yaitu dengan, juga dan, yang, untuk, akan, bahkan, menjadi, sebagai, di, pada dan kemudian Dari keberanian Soekarno ini kemudian pemerintah kolonial Belanda menangkapnya di Yogyakarta dan memasukkannya ke penjara Banceuy di Bandung. Kemudian tahun 1930, Soekarno dipindahkan ke penjara Suka Miskin. Dalam penjara ini kebutuhan hidupnya semua berasal dari istrinya yang setia menemaninya yaitu Inggit Ganarsih yang menikah dengan Soekarno pada tahun 1923 yang sebelumnya Soekarno telah menceraikan Siti Oetari secara baik-baik pada saat masih di Bandung. Inggit yang juga dibantu oleh kakak Soekarno bernama Sukarmini sering membawakan makanan kepada Soekarno di penjara Suka Miskin, hal itulah yang kemudian membuat pengawasan di penjara Suka Miskin makin diperketat. Menurut Biografi Presiden Soekarno dari beberapa sumber, ia dikenal belanda sebagai seorang tahanan yang mampu menghasut orang lain agar berpikir untuk merdeka sehingga ia kemudian dianggap cukup berbahaya. Beliau kemudian diisolasi dengan tahanan elit tujuannya agar tidak bisa mendapatkan informasi yang berasal dari luar penjara. Tahanan elit ini sebagian besar merupakan warga Belanda yang mempunyai kasus seperti penggelapan, korupsi dan juga penyelewengan, inilah yang menjadi tujuan Belanda agar topik pembicaraan mengenai bagaimana caranya untuk memerdekakan Indonesia tidak sesuai karena rata-rata tahanan elit yang bersama Soekarno adalah orang Belanda. Topik yang biasa ia dengar sama sekali tidak penting seperti soal makanan dalam penjara dan juga cuaca. Selama berbulan-bulan di Suka Miskin menngakibatkan Soekarno putus komunikasi dengan teman-teman seperjuangannya, namun itu bukanlah hal yang sulit baginya untuk mendapatkan informasi dari luar. Akhirnya Soekarno menemukan ide baru, dimana ia menggunakan telur sebagai media untuk berkomunikasi dengan istrinya. Jika teman Soekarno mengalami musibah atau mendapat kabar buruk maka telur yang dibawa oleh istrinya adalah telur asin, itupun beliau hanya dapat menduga-duga sebab ia tidak tahu secara pasti apa yang terjadi diluar sana. Untuk berbicara dengan Inggit, Soekarno diawasi secara ketat dan juga barang bawaan yang dibawa oleh inggit dari luar penjara selalu diperiksa secara teliti. Kemudian Soekarno dan inggit akhirnya menemukan cara yang dianggapnya paling mudah dalam berkomunikasi agar tidak diketahui oleh Belanda yakni dengan media yang sama sebelumnya yaitu Telur dimana cara yang digunakan sedikit berbeda yaitu dengan menusuk jarum ke telur. Jika satu tusukan pada telur berarti kabar baik, jika tusukan sebanyak dua kali pada telur artinya seorang teman Soekarno tertangkap namun jika terdapat tiga tusukan berarti aktivis kemerdekaan yang ditangkap cukup besar. Selama berada dipenjara, orang tuanya tidak pernah sekalipun mengunjungi Soekarno alasannya adalah orang tua Soekarno tidak sanggup melihat Soekarno dipenjara, Ia kurus dan hitam selama berada di penjara karena itulah yang menurut ibu Wardoyo sehingga orang tua soekarno tidak mau menjenguk Soekarno. Agar orang tuanya tidak panik Soekarno sering beralasan bahwa ia sering bekerja dibawah teriknya sinar matahari sehingga kulit-kulitnya menghitam selain itu dalam penjara ia ingin memanaskan tulang-tulangnya karena dalam penjara, ruangannya sangat gelap, lembab dan juga dingin karena sinar matahari tidak ada. 1. Penggunaan kata pronominal yaitu nya dan ia 2. Kata kerja tindakan yaitu menangkap, menikah, menemani, menceraikan,membawakan, menghasut, membuat, berpikir, mendapatkan,menemukan, menggunakan,mengalami, mengunjungi melihat, menjenguk dan memanaskan 3. Kata deskriprif keberanian, setia, ketat, teliti, mudah, baik, cukup besar, sanggup, kurus, sangat gelap, lembab dan dingin 4. Kata kerja pasif yaitu dipindahkan,diperketat, dianggap, diisolasi, diawasi, diperiksa dan digunakan 5. Kata sambung yaitu dari, dan, di, ke, yang, dengan, telah, juga, kemudian, sebagai, agar, untuk, seperti, namun, hanya, selain itu dank karena Kasusnya disidangkan oleh Belanda melalui pengadilan Landraad di Bandung, ketika sudah delapan bulan berlalu yaitu pada tanggal 18 Desember 1930. Soekarno dalam pembelaanya membuat judul bernama “Indonesia Menggugat” yang terkenal. Dimana ia mengungkapkan bahwa bangsa Belanda sebagai bangsa yang serakah yang telah menindas dan merampas kemerdekaan Bangsa Indonesia. Dari pembelaannya itu kemudian sehingga membuat Belanda semakin marah sehingga PNI bentukan Soekarno dibubarkan pada bulan Juli 1930. Setelah keluar dari penjara bulan desember 1931, Soekarno kemudian bergabung dengan Partindo tahun 1932 karena ia sudah tidak memiliki partai lagi dan ia kemudian didaulat sebagai pemimpin Partindo namun ia kembali ditangkap oleh Belanda dan kemudian diasingkan keFlores. 1. Penggunaan kata pronominal yaitu ia, dan nya 2. Kata kerja tindakan yaitu membuat,mengungkapkan, menindas, merampas, bergabung 3. Kata deskriprif marah 4. Kata kerja pasif yaitu dibubarkan, didaulat, ditangkap dan diasingkan 5. Kata sambung yaitu oleh, di, ketika, yaitu, sebagai, yang, dan, dari dan kemudian Tahun 1938, ia kemudian dibuang ke Bengkulu, disini Soekarno bertemu dengan Mohammad Hatta yang akan menjadi teman seperjuangannya yang kemudian keduanya akan memproklamasikan Kemerdekaan bangsa Indonesia. Di Bengkulu juga Soekarno kemudian berkenalan dengan Fatmawati yang kelak menjadi istri Soekarno dan ibu negara pertama. Fatmawati merupakan putri dari Hassan Din yang mengajak Soekarno untuk mengajar di Sekolah Muhammadiyah di Bengkulu. Tahun 1942, kekuasaan Belanda di Indonesia berakhir setelah Jepang masuk menyerbu Indonesia. Soekarno yang sempat akan dipindahkan oleh Belanda ke Australia namun gagal setelah dicegat oleh Jepang. Soekarno kemudian kembali ke Jakarta. Jepang kemudian memanfaatkan Soekarno berserta pemimpin Indonesia lainnya untuk menarik hati penduduk Indonesia. 1. Penggunaan kata pronominal yaitu ia, dan nya 2. Kata kerja tindakan yaitu memproklamasikan,mengajak, menyerbu, memanfaatkan, dan menarik 3. Kata deskriprif tidak ada 4. Kata kerja pasif yaitu dibuang, dipindahkan, dicegat 5. Kata sambung yaitu kemudian, dengan, yang, akan, kemudian, di, setelah Mengetahui Soekarno dan Mohammad Hatta dibawa ke Rengasdengklok membuat Ahmad Soebardjo kemudian menjemput Soekarno dan Mohammad Hatta. Sutan Syahrir yang dikenal sering berseberangan pendapat dengan Soekarno marah mendengar para golongan muda menculik Soekarno dan Hatta dan menyuruh mereka membwanya kembali ke Jakarta. Tiba di Jakarta, Soekarno dan Muhammad beserta pemimpin lainnya bertemu dengan Laksamana Maeda di rumahnya di Jl. Imam Bonjol. Laksamana Maeda kemudian menjamin Hatta keselamatan Soekarno dan para pemimpin lain dan mempersilahkan Soerkarno dan Muhammad untuk merumuskan teks proklamasi kemerdekaan. Bersama dengan Ahmad Soebardjo mereka bertiga merumuskan teks proklamasi kemerdekaan yang kemudian diketik ulang oleh Sayuti Melik. Memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan Menjadi Presiden Pertama Indonesia Pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno dan Juga Moh Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Jepang dimana pada tanggal tersebut juga diperingati sebagai Hari kemerdekaan bangsa Indonesia dimana pancasila kemudian dibentuk oleh Soekarno sebagai dasar dari negara Indonesia. Proklamasi kemerdekaan inilah yang kemudian membawa Ir. Soekarno bersama dengan Mohammad Hatta diangkat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia dalam sejarah bangsa Indonesia. Diluar sosoknya sebagai Bapak bangsa Indonesia, tidak banyak yang tahu jika Soekarno pernah menikah sebanyak sembilan kali, kharisma yang luar biasa dimiliki oleh Soekarno melalui penuturan orang-orang yang dekat dengannya, itulah mengapa wanita-wanita cantik dapat dengan mudah terpikat dengannya dan dijadikan isterinya. Beliau tertarik dengan wanita yang sederhana dan juga berpakaian sopan. Istrinya yaitu Fatmawati pernah bertanya pada presiden Soekarno mengenai wanita yang berpenampilan seksi namun beliau menjawab bahwa wanita dengan penampilan yang sopan dan sederhana dan juga tampil apa adanya lebih menarik untuk disukai sebab kecantikan seorang wanita terlihat dari keaslian atau kesederhanaannya. Soekarno tak menyukai wanita yang berpenampilan seksi seperti memakai rok pendek yang ketat dan memakai lipstik seperti orang yang modern pada umumnya, percaya atau tidak artis Amerika Marylin Monroe sangat menyukai kharisma dari seorang Presiden Soekarno. 1. Penggunaan kata pronominal yaitu ia, dan nya 2. Kata kerja tindakan yaitu membuat, menjemput, menculik, menyuruh, membawanya,menjamin, mempersilahkan, merumuskan, menjadi, memproklamasikan, membawa, menikah, bertanya, menjawab, memakai dan menyukai 3. Kata deskriprif marah, charisma, sopan dan seksi 4. Kata kerja pasif yaitu dibawa dikenal, diketik, dibentuk dan diangkat 5. Kata sambung yaitu ke, di, dan, dengan, yang, kemudian , pada, dari, jika dan untuk Selama pemerintahan Presiden Soekarno, Indonesia sebagai negara baru ketika itu bertahan dari berbagai permasalahan yang kerap menggoyahkan stabilitas negara Indonesia. Pertama kali dengan agresi militer yang dilakukan oleh Belanda yang kembali menjajah Indonesia setelah Jepang menyerah. Kemudian muncul pemberontakan PKI yang dipimpin oleh Muso kawan lama Soekarno dan Amir Syarifudin, Pemberontakan Permesta, Pemberontakan Republik Maluku, Pemberontakan APRA oleh Westeling, dan pemberontakan Darul Islam atau DI/TII oleh Kartosuwiryo yang merupakan kawannya sendiri ketika Soekarno masih muda. Meskipun banyak dilanda masalah pada awal-awal lahirnya negara, dibawah pemerintahan Soekarno, Indonesia mulai terkenal di mata Internasinal. Banyak pemimpin dunia seperti John F. Kennedy yang merupakan presiden Amerika ketika itu dan Fidel Castro yaitu presiden Kuba dan pemimpin negara lain menaruh hormat pada PresidenSoekarno. Indonesia ketika itu dikenal sebagai negara non blok, dan sempat berhubungan erat dengan Rusia dan ditandai dengan pembelian senjata untuk pertahanan secara besar-besaran dari Rusia dan juga untuk melawan Belanda ketika sedang melakukan upaya pembebasan Irian Barat. Selain itu Indonesia melalui presiden Soekarno membentuk poros Jakarta-Beijing-Moskow yang membuat konfrontasi dengan blok barat semakin tinggi. Hal ini juga membuat Indonesia semakin berhaluan kiri ditandai dengan semakin berkembangnya komunis ketika itu dimana muncul istilah NASAKOM’ yang dicetuskan oleh Presiden Soekarno. Indonesia bahkan sempat berganti sistem pemerintahan dari sistem parlementer menjadi presidensil dari tahun 1945 hingga 1960an. Dan pada tahun 1960an pergolakan politik yang amat hebat terjadi di Indonesia, penyebab utamanya adalah adanya pemberontakan besar oleh PKI Partai Komunis Indonesia yang dikenal dengan sebutan G30-S/PKI dimana dari peristiwa ini kemudian membuat akhir cerita dari pemerintahan Presiden Soekarno dan juga orde lama berakhir. Hal ini ditandai dengan adanya “Supersemar” atau Surat Perintah Sebelas Maret di tahun 1966 yang terkenal dan masih menjadi kontroversi sejarah sebab naskah aslinya tidak diketahui keberadaannya sampai sekarang. Supersemar dikeluarkan oleh Presiden Soekarno dan berisi himbauan dari Presiden Soekarno ke Soeharto agar bisa mengendalikan Keamanan dan juga ketertiban negara yang ketika itu sedang kacau dan juga berisi mandat pemindahan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto yang kelak menjadikan Soeharto sebagai Presiden yang baru bagi bangsa Indonesia. 1. Penggunaan kata pronominal yaitu ia, dan nya 2. Kata kerja tindakan yaitu menggoyahkan, menjajah, menyerah, menaruh, melawan, membuat dan mengendalikan 3. Kata deskriprif muda 4. Kata kerja pasif yaitu dilakukan, dipimpin, dilanda, dikenal dan ditandai 5. Kata sambung yaitu sebagai, ketika, dari, yang, dengan, oleh, setelah, kemudian, meskipun, pada, seperti, dan, ketika – untuk Setelah jabatannya sebagai Presiden berakhir ditandai dengan diangkatnya Soeharto sebagai Presiden, Ir Soekarno kemudian banyak menghabiskan waktunya di istana Bogor, lama-kelamaan kesehatannya terus menerus menurun sehingga ia mendapat perawatan oleh tim dokter kepresidenan hingga tepatnya pada tanggal 21 Juni 1970 Presiden Soekarno atau Bung Karno menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Kepergian sang Proklamator sekaligus Bapak Bangsa Indonesia ke pangkuan Yang Maha Kuasa menyisakan luka yang dalam bagi rakyat Indonesia pada waktu itu. Jenazah dari bung Karno kemudian dibawa di Wisma Yaso, Jakarta setelah itu jenazahnya kemudian dibawa ke Blitar, Jawa Timur untuk dikebumikan dekat dengan makam ibunya Ida Ayu Nyoman Rai. Gelar “Pahlawan Proklamasi” diberikan oleh pemerintah karena jasa-jasanya kepada bangsa Indonesia. Kisah perjuangan Bung Karno kemudian diangkat ke dalam layar lebar yang berjudul “Soekarno Indonesia Merdeka” yang digarap oleh sutradara terkenal Hanung Bramantio dimana Ario Bayu berperan sebagai Tokoh Soekarno, Inggit yang diperankan oleh Maudy Koesnaedi dan Fatmawati yang diperankan oleh Tika Bravani. 1. Penggunaan kata pronominal yaitu ia, dan nya 2. Kata kerja tindakan yaitu menghabiskan, menurun dan mendapat 3. Kata deskriprif tidak ada 4. Kata kerja pasif yaitu ditandai, diangkatnya, menurun, mendapat dan dikebumikan 5. Kata sambung yaitu setelah, dengan, sebagai, kemudian, sehingga, pada, di, ke, yang, bagi dan dengan Biografi Ir Soekarno – Adakah dari kita yang tidak mengenal Bung Karno? Yup, beliau dikenal sebagai Founding Fathers bangsa kita. Ada salah satu quotes beliau yang patut kita renungkan, yaitu “Jas Merah” atau Jangan pernah melupakan untuk itu yuk kita mengenal lebih dekat sosok kharismatik yang menjadi Presiden Pertama Republik Indonesia ini. Berikut adalah Ir Soekarno[su_table]Nama LengkapSoekarnoSapaan AkrabBung Karno atau Pak KarnoAgamaIslamGelarPahlawan NasionalTempat LahirSurabayaTanggal Lahir6 Juni 1901Warga NegaraIndonesiaAyahRaden Soekemi SosrodiharjoIbuIda Ayu Nyoman RaiIstriFatmawati, Hartini, Haryati Heldy Djafar, Inggit Garnasih, Kartini manoppo, Oetari, Ratna Sari Dewi, Yurike SangerAnakMegawati Soekarno Putri, Mohammad Guruh Irianto Soekarno Putra, Rachmawati Soekarno Putri, Sukmawati Soekarnoputri, Taufan Soekarnoputra, Bayu Soekarnoputra, Totok Suryawan, Kartika Sari Dewi Soekarno, Ayu Gembirowati, Rukmini Soekarno, Guntur Soekarnoputra[/su_table]Pendidikan Ir SoekarnoPendidikan Sekolah Dasar di Eerste Inlande School EIS, MojokertoPendidikan Sekolah Dasar di Europeesche Lagere ELS, Mojokerto 1911Hoogere Burger School HBS, Surabaya 1911-1915Technische Hoge School, Bandung 1920Ir Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia yang akrab dipanggil Bung Karno lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, Jawa bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya Ida Ayu Nyoman Rai. Semasa hidupnya, ia memiliki sembilan istri dan dikaruniai sebelas dilahirkan, Ir Soekarno diberi nama Kusno Sosrodihardjo oleh orangtuanya. Tetapi sebab ia sering sakit maka saat berumur lima tahun namanya diubah menjadi Soekarno oleh tersebut diambil dari seorang panglima perang dalam kisah Bharatayudha yakni Karna. Nama “Karna” sendiri berubah menjadi “Karno” karena dalam bahasa Jawa pengucapan huruf “a” adalah “o” sedangkan awalan “su” mempunyaii arti “baik”.Suatu saat hari ketika menjadi Presiden Republik Indonesia, ejaan nama Soekarno diganti oleh dirinya sendiri menjadi Sukarno, sebab menurut founding fathers bangsa ini nama Soekarno memakai ejaan ia tetap menggunakan nama Soekarno dalam tanda tangannya karena tanda tangan tersebut ialah tanda tangan yang tercantum dalam Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang tidak boleh diubah.Baca Juga Biografi Presiden SoehartoMasa Kecil dan Pendidikan Ir SoekarnoMasa kecil Soekarno hanya beberapa tahun hidup bersama orangtuanya di Blitar. Ia juga sempat tinggal beberapa saat dengan kakeknya, Raden hardjokromo di Tulungagung sebelum pindah bersama orangtunya lagi di Mojokerto, ayahnya menyekolahkan Soekarno kecil di Eerste Inlande School. Namun, pada tahun 1911 Soekarno dipindahkan ke Europeeshe Lagere School ELS untuk mempermudah ia diterima di Hoogere Burger School HBS, lulus dari ELS pada tahun 1915, Soekarno muda melanjutkan pendidikannya di HBS, Surabaya. Disinilah ia mulai berinteraksi dengan Haji Oemar Said Tjokroaminoto, politisi kawakan pendiri Syarikat belajar di HBS, Ir Soekarno menggembleng jiwa nasionalismenya. Ia aktif di organisasi pemuda tri Koro Darmo yang merupakan bentukan daripada organisasi Budi Utomo yang fenomenal. Dan seiring berjalannya waktu Ir Soekarno mengubah nama organisasi ini menjadi Jong Java Pemuda Jawa pada tahun 1918.Baca Juga Biografi BJ HabibieKiprah Ir Soekarno untuk lulus dari HBS tahun 1920, ia pindah ke Bandung untuk melanjutkan belajarnya di Technische Hoogeschool atau THS yang sekarang menjadi ITB. Soekarno berhasil meraih gelar “Ir” pada 25 Mei ia mulai merumuskan ajaran Marhaenisme dan mendirikan PNI Partai Nasional lndonesia pada 4 Juli 1927, dengan tujuan Indonesia Merdeka. Akibat dari pendirian itu, Belanda memasukkannya ke penjara Sukamiskin, Bandung pada 29 Desember 1929. Dari dalam penjara inilah, Ir Soekarno membuat pledoi yang tersohor, Indonesia Menggugat. Ia memaparkan kebejatan Belanda, bangsa yang mengaku lebih maju itu membuat Belanda semakin marah. Sehingga pada bulan Juli 1930, PNI pun dibubarkan. Setelah bebas pada tahun 1931, Soekarno bergabung dengan Partindo Partai Indonesia dan sekaligus menjadi ia kembali ditangkap oleh Belanda dan dibuang ke Ende, Flores pada tahun 1933. Empat tahun kemudian diasingkn ke Bengkulu. Ir Soekarno baru benar-benar bebas setelah masa kependudukan Jepang pada tahun awal kependudukannya, Jepang tidak terlalu memberi perhatian pada tokoh-tokoh pergerakan Indonesia. Sampai akhirnya sekitar tahun 1943 Jepang baru menyadari betapa pentingnya para tokoh ini. Jepang mulai memanfaatkannya dan salah satu tokoh yang bisa menarik perhatian penduduk Indonesia terhadap propaganda Jepang ialah Ir tokoh-tokoh nasional ini mulai bekerjasama dengan pemerintah Jepang untuk dapat mencapai kemerdekaan Indonesia, walapun adapula yang tetap melakukan gerakan perlawanan seperti Sutan Sjahrir dan Amir Sjarifuddin karena menganggap Jepang merupakan fasis yang Soekarno sendiri mulai aktif mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, diantaranya adalah merumuskan Pancasila, UUD 1945 dan dasar-dasar pemerintahan Indonesia termasuk merumuskan naskah proklamasi melewati perjuangan yang cukup panjang pada tanggal 17 Agustus 1945, Ir Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Ir Soekarno dipilih secara aklamasi sebagai Presiden Republik Indonesia yang yang telah dicapai ini tidak langsung bisa dinikmati, sebab di tahun-tahun berikutnya masih ada tindakan sekutu yang secara terang-terangan tidak mengakui kemerdekaan Indonesia dan bahkan berusaha untuk kembali merebut kekuasaan di Soekarno ialah sosok pemimpin yang fenomenal, ia bisa menghimpun bangsa-bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin dengan Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955 yang kemudian berkembang menjadi Gerakan Non G-30-S/PKI pada tahun 1965 melahirkan krisis politik hebat yang menyebabkan penolakan MPR atas pertanggungjawabannya. Sebaliknya MPR mengangkat Soeharto sebagai Presiden.Baca Juga Biografi Jendral SudirmanAkhir Hayat Ir hari Minggu, 21 Juni 1970 Ir Soekarno meninggal dunia di RSPAD Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta. Ia di semayamkan di Wisma Yaso, Jakarta dan kemudian dikebumikan di Blitar, Jawa Timur di dekat makam ibundanya, Ida Ayu Nyoman Soekarno ialah sosok pahlawan yang sejati. Ia tidak hanya diakui berjasa bagi bangsanya sendiri, namun juga memberikan pengabdiannya untuk kedamaian di sepakat bahwa Ir Soekarno merupakan seorang “manusia tidak biasa” yang belum tentu dilahirkan kembali dalam kurun waktu satu abad. Ir Soekarno adalah bapak bangsa yang tidak akan dilupakan jasanya dan pemerintah memberi anugerah kepadanya sebagai “Pahlawan Proklamasi”.Baca Juga Biografi Cut Nyak DienKata-Kata SoekarnoKalau perempuan itu baik, maka jayalah negara. Tetapi kalau perempuan itu buruk, maka runtuhlah bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bistik tapi aku orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan deritaku ini sebagai kesaksian bahwa kekuasaan seorang Presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanya kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha suatu dunia dimana semuanya bangsa hidup dalam damai dan yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa cita-cita mu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu Doktor Honoris Causa dari 26 universitas dari dalam dan luar negeri, seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Colombia University Amerika Serikat, Lomonosov University Rusia, Berlin University Jerman dan bintang kelas satu dari The Order of the Supreme Companions of OR Tambo, Afrika Selatan 2005Bintang Mahaputera Adipurna 1959Lenin Peace Prize 1960Philippine Legion of Honor Chief Commander, 3 Februari 1951—Itulah penjelasan mengenai biografi Ir Soekarno, mari kita teladani kisah hidupnya. Ambil nilai yang positif dan buang yang negatif. Semoga informasi ini bermanfaat. Terima Kasih !! Teks Cerita Sejarah Oleh Guru PendidikanDiposting pada Maret 5, 2023 – Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di Kali ini akan membahas mengenai Teks Cerita Sejarah. Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Teks […] SemuaContoh – Yoo para pembaca dan pelajar kali ini saya akan membagikan salah satu contoh teks biografi tentang Ir Soekarno dan strukturnya yang merupakan salah satu materi pembelajaran bahasa indonesia yang mungkin teman-teman butuhkan sebagai referensi untuk mengerjakan tugas. Teks Biografi Ir Soekarno Orientasi Ir. Soekarno lahir di Bliatar, Jawa Timur, 6 Juni 1901. Dengan nama asli Kusno Sosrodiharjo, karena sering sakit yang mungkin disebabkan karena namanya tidak sesuai maka kemudian berganti nama menjadi Soekarno. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodiharjo, seorang guru di Surabaya. Ibunya bernama Ida Ayu Nyoman Rai berasal dari Buleleng, Bali. Ketika hidup Soekarno pernah menikah 9 orang wanita, mereka adalah Oetari cerai 1923, Fatmawati 1943, Hartini 1952, Ratna 1962, Haryati 1963, Yurike Sanger 1964, Kartini Manopo dan Heldy Djafar 1966. Dari pernikahannya tersebut Soekarno dikaruniai 11 orang anak. Rangkaian Peristiwa Pada usia 14 tahun, seorang kawan ayahnya yang bernama Oemar Said Tjokroaminato mengajak Soekarno tinggal di Surabaya dan disekolahkan di Hoogere Burger School setelah lulus pada tahun 1920, Ia melanjutkan ke Technische Hoge School Sekarang menjadi ITB di Bandung. Ia mengenyam pendidikan disana selama 6 tahun kemudian mendapatkan gelar Insinyur pada tanggal 25 Mei 1926. Pada tahun 1926, ia mendirikan Algemene Studie Club di Bandung. Organisasi ini menjadi cikal bakal Partai Nasional Indonesia. Organisasi ini didirikan pada tanggal 4 Juli 1927, dan kemudian mengamalkan ajaran Marhaenisme. Tujua dari pembentukan Partai Nasional Indonesia adalah agar bangsa Indonesia bisa merdeka dan terlepas dari jajahan Belanda. Aktivitas Soekarno di PNI menyebab sehinggakannya ditangkap dan kemudian dimasukkannya kepenjara Suka Miskin pada Bulan Desember 1927. Ia dikenal Belanda sebagai seorang tahanan yang mampu menghasut orang lain agar berfikir untuk merdeka sehingga Ia kemudian dianggap cukup bahaya oleh Belanda. Soekarno dibebaskan pada bulan Desember 1931, Soekarno memunculkan pledoinya yang berjudul “Indonesia Menggugat”, dimana Ia mengungkapkan bahwa bangsa Belanda sebagai bangsa yang serakah yang telah menindas dan merampas kemerdekaan bangsa Indonesia. Dari pledoi itu membuat Belanda semakin marah sehingga PNI bentukan Soekarno dibubarkan pada bulan Juli 1930. Pada bulan Juli 1932, Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia Partindo, kemudian didaulat sebagai pimpinan Partindo namun Ia kembali ditangkap oleh Belanda dan kemudian diasingkan ke Flores dan empat tahun kemudian dibuang ke Bengkulu. Soekarno baru kembali bebas pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1942. Soekarno bertemu dengan Mohammad Hatta yang akan menjadi teman seperjuangnnya yang kemudian keduanya akan memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarna-Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Jepang dimana pada tanggal tersebut juga diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Indonesia dan Pancasila kemudian dibentuk oleh Soekarno sebagai dasar dari Negara Indonesia. Soekarno bersama dengan Mohammad Hatta diangkat menjadi Presiden dan Wakil Presiden pertama di Indonesia dalam sejarah bangsa Indonesia. Masa-masa kejatuhan Soekarno dimulai sejak ia berpisah dengan Mohammad Hatta pada tahun 1956, akibat pengunduran diri Hatta dari kancah perpolitikkan Indonesia. Ditambah dengan sejumlah pemberotakan separatis yang terjadi di seluruh pelosok Indonesia dan puncaknya, pemberontakan G 30 S/PKI membuat Soekarno didalam masa jabatannya tidak dapat “memenuhi” cita-cita bangsa Indonesia yang makmur dan sejahtera. Setelah jabatannya sebagai Presiden berakhir, ia kemudian banyak menghabiskan waktunya di Istana Bogor, lama-kelamaan kesehatannya semakin menurun sehingga Ia mendapatkan perawatan oleh tim dokter kepresidenan hingga tepat tanggal 21 Juni 1970 Soekarno menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Jenazahnya kemudian dibawa ke Wisma Yaso, Jakarta. Setelah itu jenazahnya dibawa ke Blitar, Jawa Timur untuk dikebumikan dekat dengan makam Ibunya dan kini menjadi ikon kota tersebut. Pemikirannya tentang demokrasi dan kebebasn berkebangsaan selain itu namanya juga dikenang dengan salah satu nama lapangan sepak bola, yaitu Gelora Bung Karno. Selain di Indonesia, di Bangkok Soekarno dihormati oleh Mus Madame Tussadus sehingga dibuatkan patung lilin menyerupai sosok Soekarno. Patung ini dibuat sebagai salah satu bentuk penghormatan kepadanya sebagai salah satu proklamator dan sebagai bapak bangsa Indonesia serta peranan Soekarno bagi dunia Internasional selama menjabat sebagai Presiden. Reorientasi Soekarno mempunyai sifat nasionalisme yang tinggi. Sudah sepantasnya sosok beliau dihormati dan dikenang jasa serta perjuangannya oleh orang Indonesia maupun penjuru dunia. Karena atas berkat perjuangannya Indonesia kini dapat “Berdiri di atas kaki sendiri”. Menulis Teks BiografiUntuk memahami sebuah teks biografi, tentu belum cukup jika hanya mempelajari ciri-ciri teks biografi dan strukturnya saja. Anda juga perlu menelaah penggunaan kaidah kebahasaan teks biografi. Selain itu, bagaimana penggunaan tanda baca, pemakaian huruf, penulisan kata, dan penulisan unsur serapan. Setiap teks biografi memiliki kaidah kebahasaan untuk menggambarkan kisah hidup seseorang. Kaidah Kebahasaan Teks BiografiBeberapa kaidah kebahasaan yang terdapat dalam teks biografi adalah sebagai Kata Ganti Orang Pronomina PersonaKata ini digunakan untuk untuk menggantikan nomina yang sudah diketahui agar tidak disebutkan berulang-ulang. Kata ganti biasanya terletak pada subjek atau objek. Adapun kata ganti orang terdiri beberapa jenis, yaituKata ganti orang pertama tunggal contoh saya, aku, dll dan kata ganti orang pertama jamak contoh kami, kita.Kata ganti orang kedua tunggal Contoh kamu, anda, engkau dan kata ganti orang kedua jamak contoh kalian.Kata ganti orang ketiga tunggal contoh dia, ia, beliau dan kata ganti orang ketiga jamak contoh mereka.2. Kata Kerja MaterialKata kerja atau verba yang menunjukkan aktivitas, yang sedang dilakukan subjek dalam bentuk tindakan fisik atau mental. Contoh, kata memahat dan mewarnai dalam sebuah kalimat merupakan kata kerja memahat kayu mewarnai gambar Kata SifatKata sifat atau adjektiva merupakan kata yang menjelaskan atau membuat kata benda atau kata ganti orang lebih spesifik atau khusus. Dapat menerangkan kuantitas, kecukupan, urutan, kualitas, maupun penekanan suatu kata. ContohKi Hadjar Dewantara dikenal sebagai penulis sangat komunikatif, tajam, dan patriotik. 4. Kata Kerja PasifBerupa kata kerja yang subjeknya dikenai suatu pekerjaan. Umumnya menggunakan imbuhan di- atau ter-. ContohIa dibesarkan di lingkungan keluarga keraton Hadjar Dewantara dipercaya Presiden Soekarno untuk menjadi menteri. 5. Kata Kerja Aktivitas MentalKata ini merupakan jenis kata kerja yang mengutarakan suatu respons atau reaksi individu terhadap sebuah sikap, kondisi, atau pengalaman tertentu. ContohKi Hadjar Dewantara semakin mencurahkan perhatiannya pada bidang menghendaki dibuang ke Negeri Kata Penanda Urutan WaktuJenis kata ini terdiri atas kata hubung konjungsi, kata depan preposisi, dan kata benda nomina yang berkenaan dengan urutan waktu kronologis. ContohPada masanya, Ki Hadjar Dewantara dikenal sebagai penulis mereka diizinkan ke Negeri Belanda sejak Agustus kaidah kebahasaan teks biografi yang harus dipelajari untuk memahami apa yang terkandung di dalamnya. Anda juga perlu mengasah kemampuan menulis biografi secara logis dan kreatif. Salah satu teknik mengembangkan tulisan biografi adalah berdasarkan bentuk informasi lain seperti infografik. Dari infografik tersebut dapat dikembangkan menjadi sebuah paparan teks juga Ciri-Ciri Teks Biografi, Struktur Teks Biografi dan Penjelasannya Menulis Teks Biografi Secara Logis dan KreatifSetelah Anda memahami ciri-ciri teks biografi, struktur, kaidah kebahasaan teks biografi, tentunya akan lebih mantap jika Anda juga mampu menulis teks biografi melalui sebuah riset atau penelitian sederhana dengan disertai kutipan atau rujukan yang ini langkah-langkah menulis teks biografi secara logis dan kreatif, silakan Memilih Tokoh atau SosokHal penting, tokoh yang dipilih harus memiliki kisah hidup inspiratif dan bermanfaat atau sebagai bahan pelajaran hidup untuk pembacanya. Anda bisa mengawali dengan membuat daftar nominasi, diskusikan, dan pilih salah satu tokoh yang dirasa paling Menentukan Teknik Pencarian DataPenentuan teknik pencarian data dilakukan untuk memastikan agar cara yang digunakan cukup efektif dan efisien. Dapat berupa teknik wawancara, telaah dokumen, pengumpulan video, foto, dan hasil rekaman. Gunakan beberapa teknik agar hasilnya lebih komprehensif. Sebelum melaksanakan, buatlah perencanaan terlebih dahulu agar pencarian data dapat lebih Mencari Data Tentang TokohPencarian data tokoh mencakup berbagai hal tentang kehidupannya. Dimulai dengan identitas lengkap, identitas orang tua, pendidikan, pekerjaan, dan prestasi. Dilanjutkan dengan mencari data peristiwa, kejadian, pemikiran, sikap, atau pandangan tokoh secara lebih terperinci. Untuk mempermudah mencatat hasilnya, Anda dapat membuat daftar cek, lalu tambahkan sumber informasi dengan memerhatikan kaidah penulisan rujukan atau referensi sumber Memilih Data yang Relevan Tentang TokohDari hasil pencarian data, Anda perlu memilah-milah, petakan dengan alur yang jelas dan menarik. Cari data yang benar-benar penting, karena tidak semua data dapat digunakan untuk bahan menulis teks biografi. Gunakan data yang menunjukkan keunggulan atau keistimewaan toko, dan bermanfaat untuk Menyusun Kerangka TulisanDari semua hal di atas, agar lebih mudah dalam mengembangkan data menjadi sebuah paparan, maka Anda dapat menyusun kerangka teks biografi. Strukturnya terdiri dari bagian orientasi, masalah/peristiwa penting, dan reorientasi. Lebi rinci Anda dapat menuliskan ide pokok dan ide penjelas masing-masing Mengembangkan Kerangka menjadi Bentuk BiografiPada tahap ini, Anda mengembangkan kerangka menjadi sebuah tulisan yang utuh. Gunakan diksi yang menarik, susun kata demi kata menjadi kalimat, paragraf demi paragraf, hingga membentuk suatu kesatuan dan tulisan utuh. Perhatikan dengan saksama diksi, struktur kalimat, hubungan antarkalimat, kepaduan antarparagraf, dan kesatuan gagasan dalam paragraf untuk meminimalkan koreksi kesalahan pada tahap Merevisi Kembali Hasil Tulisan UtuhHasil tulisan yang dikembangkan perlu ditelaah kembali untuk mendapatkan sebuah tulisan yang baik dan menarik. Revisi atau perbaikan tulisan mencakup beberapa hal, yaitu diksi, penulisan tanda baca, penulisan kata serapan, struktur kalimat, paragraf, dan sebagainya. Sebelum dipublikasikan, ada baiknya jika tulisan dibaca oleh orang lain untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda sekaligus sebagai penyempurnaan PublikasikanSetelah melalui proses editing atau revisi, hasil menulis teks biografi dapat dipublikasikan melalui majalah dinding sekolah, tabloid sekolah, blog sekolah, atau media sosial. Tambahkan foto, gambar, ilustrasi, infografik, atau peta pikiran agar lebih menarik. Nah, demikian kaidah kebahasaan teks biografi yang perlu Anda pelajari, agar mampu menganalisis isi sebuah teks biografi dengan mudah. Selain itu, Anda dapat berlatih menulis teks biografi secara logis dan kreatif dengan melaksanakan langkah-langkah di atas secara konsisten. Terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam menulis teks biografi yang menarik dan bermanfaat.

kaidah kebahasaan teks biografi ir soekarno